Krama Istri Desa Adat se-Denpasar Ikuti Diseminasi Manfaat Jamsostek
- 13 Mei 2026 14:54 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar bersama Dinas Kebudayaan Kota Denpasar melakukan diseminasi krama istri melek jaminan sosial ketenagakerjaan membangun masa depan pekerja aman dan sejahtera. Kegiatan ini menjadi upaya melindungi seluruh tenaga kerja di Kota Denpasar.
Kegiatan ini bertujuan dalam meningkatkan pemahaman terhadap pentingnnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan membentuk keagenan komunitas lebih luas di Kota Denpasar melalui paiketan krama istri desa adat se-Kota Denpasar. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Drs. Raka Purwantara, M.A.P.
Kepala Kantor Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar Adventus Edison Souhuwat mengatakan Diseminasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah upaya penyebarluasan informasi, pemahaman, dan sosialisasi mengenai program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja (formal/informal) dan pemberi kerja. Tujuannya meningkatkan kepesertaan, memastikan pemahaman manfaat JKK, JKM, JHT, JP, dan JKP, serta memastikan hak-hak pekerja terlindungi dari risiko sosial ekonomi.
“Mereka paiketan krama istri desa adat se-Kota Denpasar bisa mengedukasi warga tentang pentingnya perlindungan atas risiko kecelakaan kerja dan kematian,” ujarnya
Ia menambahkan, manfaat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dapat dirasakan oleh seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal. “Kegiatan ini terlaksana dengan sangat antusias oleh krama istri yang hadir,” katanya.
Dalam sosialisasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar menekankan dengan hadirnya Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2025 yang memberikan keringanan iuran JKK dan JKM sebesar 50% bagi peserta Bukan Penerima Upahatau BPU. “Momentum ini harus kita manfaatkan secara optimal. Mulai dari mendorong lebih banyak pekerja di sekitar kita untuk bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, mengajak peserta yang sedang tidak aktif untuk kembali melanjutkan kepesertaannya, hingga meningkatkan kepesertaan dari dua program menjadi tiga program agar manfaat perlindungan yang diterima semakin optimal,” katanya.
Adventus Edison Souhuwat menyebut kegiatan ini juga untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya keberlanjutan perlindungan sosial melalui Download dan Login Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). BPJS Ketenagakerjaan menargetkan perluasan cakupan kepesertaan melalui pendekatan edukatif dan berbasis komunitas.
“Harapan kami dengan dipahami pentingnya jaminan sosial untuk pekerja ini, nantinya masyarakat dengan sadar menginginkan jaminan sosial tenaga kerja. Dengan demikian, dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada pekerja maupun keluarga di rumah," ucapnya.
“Dengan iuran yang terjangkau, masyarakat bisa bekerja lebih tenang karena risiko sosial telah terlindungi,” sambungnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Drs. Raka Purwantara, M.A.P., menjelaskan bahwa pemerintah kota terus mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. “Dorongan itu diwujudkan melalui berbagai program inovatif, sosialisasi, serta kolaborasi dengan desa adat,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....