MGPSSR, Bupati Kembang: Semeton Pasek Harus Saling Menguatkan
- 12 Mei 2026 04:56 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menghadiri Lokasabha Madya VIII Mahagotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Jembrana yang digelar di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu 9 Mei 2026. Dalam momentum sakral tersebut, Bupati menekankan pentingnya soliditas keluarga besar Pasek dalam mendukung kesejahteraan masyarakat luas.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua MGPSSR Provinsi Bali sekaligus Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta. Kehadiran dua tokoh penting ini mempertegas komitmen pemerintah dalam merangkul organisasi kemasyarakatan berbasis kawitan untuk membangun daerah.
Sebagai bagian dari warga Pasek Gelgel Pegatepan, Kembang Hartawan berharap ketua terpilih mampu melahirkan gagasan inovatif, khususnya bagi generasi muda. Ia mendorong pengurus MGPSSR untuk menjadi jembatan informasi program pemerintah.
"Generasi muda Pasek harus sukses. Tidak selalu soal uang, tapi dengan mensosialisasikan program pemerintah seperti Kredit Pekerja Migran, rumah singgah, hingga bantuan bibit ternak, itu sudah sangat membantu meningkatkan taraf hidup semeton," ujar Kembang Hartawan yang tampil berwibawa dengan busana adat Bali putih.
Senada dengan Bupati, Nyoman Giri Prasta mengingatkan bahwa Pasek merupakan pesemetonan terbesar di Bali. Ia mengajak seluruh warga Pasek untuk memegang teguh prinsip saling rangkul dan tolong-menolong antar-saudara se-kawitan.
"Kita harus memastikan Semeton Pasek di Jembrana betul-betul memahami dan merasakan manfaat dari program pembangunan yang ada," tegas Giri Prasta.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Jembrana bersama Ketua MGPSSR Bali menyerahkan bantuan dana tunai untuk kelancaran kegiatan tersebut. Acara secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Nyoman Giri Prasta.
Berdasarkan hasil musyawarah Lokasabha Madya VIII ini, I Made Sudiada kembali terpilih secara aklamasi untuk menahkodai MGPSSR Kabupaten Jembrana masa bakti 2026-2031. Kepemimpinan Sudiada diharapkan mampu membawa angin segar bagi pemberdayaan warga Pasek di Bumi Makepung dalam lima tahun ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....