Denpasar Kebut Vaksinasi, hingga Akhir April Capai 33,27 Persen
- 11 Mei 2026 10:56 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Ancaman rabies masih mengintai Kota Denpasar. Di tengah capaian vaksinasi yang baru menyentuh sepertiga target, dua kasus positif rabies justru ditemukan dari anjing liar di wilayah Denpasar Barat hingga akhir April 2026.
Data Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar mencatat, hingga 29 April 2026 sebanyak 28.068 ekor anjing telah divaksinasi atau sekitar 33,27 persen dari target cakupan 92,65 persen dari total populasi anjing di Denpasar mencapai 84.369 ekor . Sementara itu, dua kasus positif rabies terkonfirmasi berasal dari anjing liar, memicu kewaspadaan terhadap potensi penularan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Denpasar, drh. Ni Made Suparmi, mengatakan upaya percepatan vaksinasi terus digencarkan untuk mengejar target kekebalan populasi. “Vaksinasi menjadi langkah utama dalam memutus rantai penularan rabies, terutama pada populasi anjing yang berisiko tinggi,” ujarnya, Senin 11 Mei 2026.
Ia menjelaskan, keberadaan anjing liar menjadi tantangan tersendiri dalam pengendalian rabies di perkotaan. Selain sulit dijangkau, mobilitas anjing liar yang tinggi berpotensi memperluas penyebaran virus.
Distan Denpasar kini mengintensifkan strategi jemput bola melalui vaksinasi door to door, serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap hewan peliharaan, termasuk memastikan vaksinasi rutin. Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor jika menemukan kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) serta menghindari kontak dengan anjing liar.
Langkah cepat dinilai krusial untuk mencegah rabies berkembang menjadi ancaman kesehatan masyarakat yang lebih luas. Dengan capaian vaksinasi yang masih jauh dari target, percepatan dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar Denpasar tetap menuju status bebas rabies.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....