Berakhirnya Musim Angin Barat Tandai Munculnya Penyu di Pantai Kuta
- 06 Mei 2026 15:20 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung – Perubahan musim di kawasan Pantai Kuta membawa dampak pada kondisi lingkungan pesisir, terutama pada pola arus angin yang berpengaruh terhadap kebersihan pantai serta kemunculan penyu. Berakhirnya musim angin barat ditandai dengan cuaca yang lebih tenang sehingga kondisi pesisir menjadi lebih kondusif dibandingkan musim sebelumnya.
Asisten Manager DTW Pantai Kuta, I Putu Gilang Bayu Sadra Putra kepada RRI.CO.ID mengatakan, perubahan arah angin membuat sampah kiriman yang biasanya terbawa arus ke kawasan pantai mulai berkurang. Kondisi tersebut membuat lingkungan pantai terlihat lebih bersih dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
| Baca juga: Idul Adha, Ribuan Pemudik Padati Gilimanuk |
“Kalau sudah lewat bulan Maret–April, angin sudah berubah. Sudah kembali lagi dari timur ke barat. Jadi untuk sampah sudah berkurang begitu,” ujar I Putu Gilang Bayu Sadra Putra.
Gilang menambahkan, selain memengaruhi kondisi lingkungan pesisir, berakhirnya musim angin barat juga menjadi waktu mulai munculnya penyu di kawasan Pantai Kuta untuk bertelur. Kondisi alam yang lebih tenang turut mendukung aktivitas penyu meski waktu kemunculannya tidak dapat dipastikan.
“Jadi biasanya setiap malam, di musim ini penyu-penyu muncul, tapi kita tidak bisa pastikan kapan dia datang untuk bertelur,” ujar I Putu Gilang Bayu Sadra Putra.
Pihak DTW Pantai Kuta memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan serta aktivitas penyu sebagai bagian dari upaya konservasi di kawasan pesisir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....