Desa Adat Kesiman Perkuat Pemilahan Sampah dan Sosialisasi Operasional TPST

  • 30 Apr 2026 20:30 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Desa Adat Kesiman memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber. Upaya tersebut dilakukan melalui dorongan pemilahan sampah hingga sosialisasi operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Bendesa Adat Kesiman, Jro I Ketut Wisna, mengatakan persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk melalui aturan adat dalam setiap kegiatan keagamaan.

“Dalam pelaksanaan upacara, kami sudah mengatur agar tidak menggunakan kantong plastik untuk banten maupun bunga. Selain itu, sisa upakara wajib dibawa pulang untuk dikelola secara mandiri,” ujarnya, Kamis 30 April 2026.

Ia menjelaskan, desa adat juga mendorong penyediaan fasilitas teba modern di wilayah desa dan pura sebagai bagian dari pengolahan sampah organik di sumber. Sebagai Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar, Wisna menambahkan bahwa sejak 2021, desa adat se-Kota Denpasar telah memiliki pararem (aturan adat) terkait pengelolaan sampah berbasis sumber.

“Pararem ini mengatur mekanisme pengelolaan sampah mulai dari tingkat keluarga, banjar, hingga desa adat, sehingga masyarakat memiliki pedoman yang jelas dalam mengelola limbah rumah tangga maupun sisa upakara,” jelasnya.

Selain penguatan di tingkat masyarakat, Desa Adat Kesiman juga berperan dalam mendukung operasional TPST yang berada di wilayahnya, termasuk melalui sosialisasi kepada warga terkait fungsi dan pengelolaan fasilitas tersebut. “Desa adat membantu menyosialisasikan keberadaan TPST ke masing-masing banjar. Kami juga siap mendukung, termasuk melalui pecalang jika diperlukan,” katanya.

Menurut Wisna, keterlibatan desa adat menjadi kunci dalam menyukseskan program pengelolaan sampah yang dijalankan Pemerintah Kota Denpasar. “Kami siap bersinergi dan membantu pemerintah, khususnya dalam pelaksanaan di lapangan,” tegasnya.

Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari sumber, sekaligus mendukung pengurangan beban sampah di tingkat kota.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....