Ketua Forum PUSPA Minta Posyandu Intensif Kawal Tumbuh Kembang Anak

  • 30 Apr 2026 20:04 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Karangasem – Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menekankan pentingnya peran kader posyandu dalam mengawal tumbuh kembang balita berisiko stunting. Hal itu diungkapkan saat melakukan kunjungan langsung ke keluarga penerima bantuan di Kabupaten Karangasem, Selasa 28 April 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Seniasih Giri Prasta menyerahkan bantuan berupa paket sembako, beras, susu, popok, dan kasur kepada Komang Dwi Arkana Putra (1,6 tahun), balita yang masuk kategori berisiko stunting di Banjar Dinas Yeh Poh, Desa Manggis. Arkana merupakan anak kelima dari pasangan I Ketut Sudarta dan Ni Nengah Leonawati yang sehari-hari bekerja sebagai juru ngadas serta pembuat sarana upakara. Dengan kondisi ekonomi terbatas, keluarga tersebut tinggal di rumah sederhana yang dihuni bersama anggota keluarga lainnya. Saat meninjau langsung kondisi rumah, Seniasih menyoroti kebersihan dapur yang dinilai kurang layak dan berpotensi memengaruhi kesehatan anak.

“Kondisi dapur harus diperhatikan. Lingkungan yang kurang bersih bisa berdampak pada nafsu makan dan kesehatan anak, terutama yang sedang dalam masa pertumbuhan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani. Ia menilai kondisi hunian yang sempit dan kurang ventilasi dapat menghambat tumbuh kembang anak. Pemerintah daerah, kata dia, telah merencanakan bantuan perbaikan rumah bagi keluarga tersebut pada 2027 mendatang.

Selain itu, rombongan juga menyerahkan bantuan kepada balita lain, Nengah Arya Wiguna (1 tahun), anak dari pasangan Nengah Derada dan Ni Kadek Sintia Deviyani. Balita tersebut juga masuk kategori berisiko stunting dengan berat badan 8,5 kg di usia satu tahun, serta memiliki riwayat lahir prematur dan gangguan sensorik penglihatan.

Dalam kesempatan itu, Seniasih dan Dwipayani mengingatkan orang tua agar rutin memantau pertumbuhan anak melalui layanan posyandu. “Pemantauan di posyandu sangat penting untuk mengetahui perkembangan tinggi, berat badan, serta pemenuhan gizi anak, termasuk pemberian vitamin,” kata Dwipayani.

Ia juga menekankan agar orang tua tidak melewatkan jadwal posyandu sebagai langkah pencegahan dini terhadap stunting. Kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bali bersama Forum PUSPA dalam memastikan penanganan stunting dilakukan secara langsung dan tepat sasaran, sekaligus memberikan pendampingan berkelanjutan bagi keluarga yang membutuhkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....