Sejalan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Gubernur Koster Apresiasi Doa Puasa Ester
- 30 Apr 2026 19:56 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung – Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi pelaksanaan Doa Puasa Ester Nasional (DOPEN) 2026 yang dinilainya sebagai wujud kepedulian spiritual dalam mendoakan keselamatan dan kesejahteraan Pulau Bali. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi di Jimbaran, Badung, Selasa 28 April 2026.
Acara bertema Excellent Spirit itu diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang menjalani rangkaian doa dan puasa selama tiga hari sebagai bentuk pengabdian spiritual bagi bangsa dan daerah. Dalam sambutannya, Koster menyampaikan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang menekankan upaya menjaga kesucian dan keharmonisan alam, manusia, serta kebudayaan Bali.
“Acara ini sangat luar biasa karena diisi dengan doa dan puasa selama tiga hari untuk mendoakan Bali agar senantiasa aman, damai, dan sejahtera sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” ujar Koster.
Ia menilai kegiatan doa bersama tersebut merupakan bentuk dukungan moral dan spiritual bagi Bali agar tetap berada dalam kondisi harmonis serta terhindar dari berbagai pengaruh negatif. Menurutnya, kolaborasi nilai spiritual dan pembangunan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan Bali sebagai daerah yang damai dan berbudaya.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya. Mari bersama-sama menjaga Bali agar semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” tambahnya.
Koster juga menyampaikan penghargaan atas deklarasi doa yang disampaikan para peserta sebagai bentuk dukungan terhadap Bali. Ia turut memohon maaf apabila dalam pelaksanaan pemerintahan masih terdapat kekurangan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa persatuan, keharmonisan sosial, serta pelestarian budaya dan lingkungan menjadi kunci agar Bali tetap dikenal dunia sebagai destinasi yang damai, suci, indah, dan berbudaya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana DOPEN 2026, Pdt. Noni Helda, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti 402 peserta dari 24 provinsi di Indonesia dan berlangsung pada 28 April hingga 1 Mei 2026.
Helda menjelaskan, peserta menjalani puasa selama 24 jam penuh selama tiga hari tanpa makan dan minum sebagai bentuk disiplin spiritual dan doa bersama untuk bangsa serta Pulau Bali.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali atas kehadiran dan dukungannya dalam pembukaan kegiatan tersebut, serta mendoakan seluruh peserta dapat menjalankan rangkaian kegiatan dengan baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....