Koster Ajak KADIN Perkuat Dukungan Pembangunan Infrastruktur Bali
- 30 Apr 2026 19:22 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia untuk ikut memperkuat dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di Bali, seiring meningkatnya tekanan akibat pertumbuhan kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas infrastruktur yang ada. Hal tersebut disampaikan Koster saat menghadiri pengukuhan dan pelantikan pengurus KADIN Bali periode 2025–2030 di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Denpasar, Sabtu 25 April 2026.
Menurut Koster, keterbatasan fiskal daerah membuat Bali tidak mampu sepenuhnya mengatasi persoalan infrastruktur, terutama yang berkaitan dengan kemacetan di sejumlah kawasan wisata dan perkotaan. “Fiskal Bali tidak mampu untuk menyelesaikan masalah ini. Seharusnya bisa didukung dari pusat mengingat kontribusi Bali terhadap devisa pariwisata Indonesia sangat besar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali mencapai sekitar 7,05 juta orang dengan rata-rata belanja per kunjungan sekitar 1.522 dolar AS, sehingga menghasilkan perputaran ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp176 triliun atau sekitar 55 persen devisa pariwisata nasional. Namun demikian, Koster menilai pertumbuhan tersebut juga membawa tantangan serius, terutama kemacetan, sampah, serta ketimpangan pembangunan antarwilayah di Bali.
“Seluruh wilayah Bali adalah objek pariwisata, tetapi konektivitas masih lemah. Ke Jembrana, Buleleng, dan Karangasem masih sulit dan lama diakses,” katanya.
Ia menegaskan telah melakukan sejumlah upaya, termasuk audiensi dengan Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, guna mendorong percepatan pembangunan transportasi darat di Bali. Koster juga meminta dukungan KADIN untuk membantu menyampaikan kebutuhan infrastruktur Bali kepada pemerintah pusat secara lebih komprehensif.
Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie, menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali melalui penyusunan strategic paper untuk menghitung kebutuhan infrastruktur secara lebih terukur. “Kami bisa menghitung kebutuhan infrastruktur di mana saja, sehingga bisa disampaikan ke pemerintah pusat bahwa return on investment-nya bagus dan dampaknya besar bagi ekonomi,” ujarnya.
Ia menegaskan KADIN siap menjadi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang berkelanjutan. Pada kesempatan tersebut, KADIN Bali resmi mengukuhkan jajaran dewan kehormatan, dewan penasehat, dewan pertimbangan, dan dewan pengurus masa bakti 2025–2030, dengan I Made Ariandi kembali dipercaya sebagai Ketua KADIN Bali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....