Koster Dorong Penguatan Segitiga Ekosistem Cegah Kekerasan Anak
- 30 Apr 2026 18:51 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap anak melalui penguatan “segitiga ekosistem” yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Koster menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini, tidak hanya berupa tekanan akademik, tetapi juga tekanan sosial, psikologis, hingga paparan ideologi yang dapat memengaruhi pola pikir generasi muda.
“Ini adalah persoalan serius yang perlu mendapat perhatian bersama,” ujarnya saat menghadiri talkshow Segitiga Ekosistem Perlindungan Anak di Lingkungan Sekolah yang digelar di Gedung Presisi Polda Bali, Denpasar, Jumat 24 April 2026.
Ia juga menyoroti meningkatnya kasus kekerasan dan perundungan di lingkungan pendidikan, serta ancaman penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) yang menyasar generasi muda melalui berbagai kanal, termasuk media digital. Menurutnya, ancaman tersebut sering muncul secara halus dan bertahap, sehingga membutuhkan kewaspadaan serta pendekatan yang berkelanjutan.
“Inilah tantangan nyata yang kita hadapi bersama, yang menuntut kewaspadaan, keseriusan, serta langkah yang terarah dan berkelanjutan,” katanya.
Koster menegaskan bahwa upaya perlindungan anak tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan terintegrasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Ia menjelaskan, keluarga berperan sebagai fondasi utama pembentukan nilai, sekolah sebagai ruang penguatan karakter dan pengetahuan, serta masyarakat sebagai lingkungan penerapan nilai dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketiga elemen ini harus berjalan terpadu agar terbentuk sistem perlindungan anak yang kokoh,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Koster juga mengapresiasi inisiatif Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri yang menggelar kegiatan edukatif tersebut. Menurutnya, pendekatan pencegahan berbasis edukasi, literasi, dan penguatan wawasan kebangsaan merupakan langkah yang tepat dalam menghadapi ancaman ideologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....