TP Posyandu Bali Dorong Layanan “Membina dan Berbagi” di Bangli

  • 30 Apr 2026 18:03 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Bangli – Tim Pembina Posyandu (TP Posyandu) Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Membina dan Berbagi di Desa Bangbang dan Desa Abangsongan, Kabupaten Bangli, Rabu 22 April 2026. Kegiatan tersebut sebagai upaya memperkuat layanan Posyandu yang lebih adaptif, responsif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, TP Posyandu Provinsi Bali menyerahkan bantuan kepada kader Posyandu berupa 140 paket sembako. Rinciannya, 80 paket untuk kader Posyandu Desa Bangbang dan 60 paket untuk kader Posyandu Desa Abangsongan.

Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan bersama TP Posyandu kabupaten/kota dengan desa penerima bantuan yang telah melalui proses verifikasi. “Kegiatan Membina dan Berbagi ini kami laksanakan bekerja sama dengan TP Posyandu kabupaten/kota. Desa yang dikunjungi sebelumnya telah melalui proses verifikasi sehingga pembagian bantuan dapat dilakukan dengan baik dan merata,” ujarnya.

Selain penyaluran bantuan, TP Posyandu Provinsi Bali juga melakukan sosialisasi enam Standar Pelayanan Minimum (SPM) Posyandu. Dengan adanya perubahan regulasi melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, layanan Posyandu kini tidak hanya terbatas pada sektor kesehatan, tetapi juga mencakup lima bidang lainnya, yakni pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Putri Koster juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber melalui pemilahan sampah dari rumah tangga. Ia meminta kader Posyandu menjadi contoh dalam Gerakan Bali Bersih Sampah di lingkungan masing-masing.

“Kesehatan berawal dari lingkungan yang bersih. Kita hidup pasti menghasilkan sampah, baik organik, anorganik, maupun residu. Karena itu, mari lakukan pemilahan sampah secara masif,” katanya.

Sementara itu, Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, Anom Agustina, menjelaskan bahwa transformasi Posyandu diarahkan agar lebih adaptif, responsif, dan berbasis data dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. “Adaptif berarti Posyandu mampu menyesuaikan diri dengan perubahan. Responsif berarti cepat tanggap terhadap permasalahan. Berbasis data berarti setiap kebijakan didasarkan pada pendataan yang akurat,” jelasnya.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, menyampaikan apresiasi atas perhatian TP Posyandu Provinsi Bali. Ia menilai bantuan tersebut menjadi dorongan bagi kader untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sesuai bidang masing-masing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....