Bimtek Audit Keamanan Sistem Elektronik, Perkuat Perlindungan Digital Governmen
- 30 Apr 2026 17:54 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali memperkuat sistem keamanan siber dalam penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Audit Keamanan Sistem Elektronik yang digelar di Kantor Inspektorat Provinsi Bali, Selasa 21 April 2026. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra.
Pada kesempatan tersebut Sekda Dewa Indra menegaskan pentingnya penguatan keamanan digital di tengah percepatan transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Ia menyebut, kehadiran Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menjadi bagian penting dalam merancang sistem keamanan digital pemerintah daerah.
“Implementasi digitalisasi bukanlah hal yang mudah. Tantangan terbesarnya adalah mentransformasikan pola kerja dari manual ke digital. Saat ini seluruh sistem di Pemprov Bali telah terdigitalisasi, namun di sisi lain muncul berbagai gangguan siber yang harus diantisipasi,” ujarnya.
Menurutnya, Pemprov Bali bersama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik terus memperkuat sistem keamanan untuk menghadapi potensi ancaman siber. Bimtek ini, kata dia, menjadi langkah strategis untuk memastikan sistem digital pemerintahan tetap aman dan andal.
Ia juga mendorong peserta untuk mengikuti proses pembelajaran secara optimal karena akan mendapatkan pendampingan langsung dari tim BSSN dalam audit keamanan sistem elektronik.
Sementara itu, Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah BSSN RI, Danang Jaya, menjelaskan bahwa audit keamanan sistem elektronik berfokus pada tiga aspek utama, yaitu aset, risiko, dan kendali.
Audit dilakukan untuk memastikan kesesuaian aset dengan potensi risiko serta efektivitas pengendalian yang diterapkan. Ia menyebutkan, terdapat sekitar 132 aplikasi sistem elektronik yang menjadi objek audit secara berkala.
“Audit dilakukan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menemukan celah yang perlu diperbaiki secara berkelanjutan,” jelasnya.
Danang juga menekankan pentingnya peran Inspektorat sebagai pengawas internal dalam memastikan proses audit berjalan efektif di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Inspektur Provinsi Bali, Ida Bagus Sudarsana, serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penguatan keamanan sistem elektronik di lingkungan Pemprov Bali semakin optimal dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berbasis digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....