BPBD Denpasar Catat 1.493 Laporan Kegawatdaruratan hingga April 2026
- 30 Apr 2026 17:29 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Pusat Pengendali Operasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar mencatat sebanyak 1.493 laporan kegawatdaruratan dari masyarakat sepanjang Januari hingga awal April 2026. Laporan tersebut didominasi permintaan rujukan pasien sakit serta evakuasi korban kecelakaan.
Kepala Pusdalops PB BPBD Kota Denpasar, I Made Antara, mengatakan pihaknya terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui sistem penanganan kegawatdaruratan terpadu di Kota Denpasar. “Setiap laporan yang masuk kami jadikan data dan segera dikoordinasikan dengan instansi terkait melalui Sistem Penanganan Kegawatdaruratan Terpadu,” ujarnya di Denpasar, Kamis 30 April 2026.
Berdasarkan data BPBD, dari total laporan tersebut, rujukan pasien sakit tercatat sebanyak 322 kasus, sementara evakuasi korban kecelakaan mencapai 291 laporan. Sementara itu, sepanjang 2025 BPBD Denpasar menangani 5.133 laporan kegawatdaruratan.
Dari jumlah tersebut, evakuasi korban kecelakaan mendominasi dengan 1.182 laporan, disusul evakuasi orang sakit sebanyak 1.026 laporan. BPBD Denpasar juga terus mengoptimalkan inovasi layanan “Rupa Pantastis” (Rujuk Pasien dan Pengantaran Jenazah Gratis) yang diperuntukkan bagi warga ber-KTP Denpasar. Hingga 2026, layanan pengantaran jenazah gratis tercatat telah menangani 14 kasus.
“Untuk layanan pengantaran jenazah gratis, pada 2026 ini sudah ada 14 laporan yang kami tangani,” kata I Made Antara.
Ia mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat apabila membutuhkan pertolongan melalui call center 112 atau nomor (0361) 223333 yang siaga 24 jam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....