Lestarikan Sawah Abadi dan Subak, Ini Sumbangsih Jatiluwih
- 28 Apr 2026 14:12 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih komit terhadap pelestarian sawah abadi termasuk sistem pengairan tradisional Subak. Tidak tangung – tanggung, Jatiluwih menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp. 2,1 Miliar untuk mendukung pelestarian subak.
Hal itu dikatakan Manajer DTW Jatiluwih John Ketut Purna saat dikonfirmasi RRI.CO.ID di Tabanan, Selasa 28 April 2026. Ia menjelaskan, komitmen Jatiluwih dalam melestarikan sawah abadi dan sistem Subak diperkuat dengan statusnya sebagai Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO yang ditetapkan sejak 2012.
John Ketut Purna menekankan, upaya pelestarian ini melibatkan kolaborasi antara petani lokal, pemerintah, dan badan internasional untuk menjaga keseimbangan antara pertanian tradisional dan pariwisata berkelanjutan. “Kami dari Jatiluwih sangat berkomitmen dalam pelestarian sawah abadi dan subak. Kontribusi terhadap pelestarian sistem pengairan tradisional Subak, Jatiluwih menyalurkan dana CSR senilai Rp 2,1 Miliar untuk mendukung pelestarian subak,” ujarnya.
John Ketut Purna mengatakan, kontribusi Jailuwih tidak hanya berupa dana CSR, namun juga dana pahpahan atau pembagian hasil bagi sejumlah desa adat maupun desa dinas dan subak – subak di wilayah Jatiluwih yang besarannya mencapai belasan miliar rupiah. Desa dan subak mendapatkan porsi 55 persen dari total pendapatan DTW Jatiluwih.
“Dana tersebut digunakan untuk penataan kawasan dan perlindungan sistem subak secara berkelanjutan. Hal ini menjadi bukti dan bentuk dukungan kami untuk keberlanjutan sawah abadi dan subak,” tuturnya.
Jatiluwih berkomitmen melestarikan sawah abadi dan sistem subak dengan mengedepankan prinsip harmoni dengan alam sesuai filosofi Tri Hita Karana. Untuk menjaga Sistem Subak Jatiluwih yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada tahun 2012 itu, Jatiluwih menyalurkan dana CSR senilai Rp 2,1 miliar dan dana pahpahan belasan miliar rupiah untuk mempertahankan keindahan sawah terasering seluas puluhan ribu hektar di zona perlindungan. yang menjadi daya tarik wisatawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....