Bulog Bali Pastikan Stok Beras Mampu Penuhi hingga 4 Bulan ke Depan

  • 22 Apr 2026 23:15 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasat — Presiden Prabowo Subianto memastikan ketersediaan cadangan pangan nasional dalam kondisi aman setelah meninjau langsung gudang Perum BULOG. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat melalui penguatan stok beras.

Secara nasional, Perum BULOG mencatat stok beras pemerintah mencapai 4.881.105 ton. Tingginya realisasi penyerapan sejak awal 2026 turut mendorong peningkatan signifikan tingkat keterisian gudang di seluruh Indonesia.

BULOG saat ini mengelola 1.540 unit gudang dengan kapasitas riil 3.061.484 ton. Untuk mengantisipasi lonjakan stok, perusahaan juga menambah kapasitas melalui gudang pinjam pakai, sewa mandiri, serta jasa pergudangan.

Sebanyak 1.254 unit gudang tambahan dengan kapasitas 2.686.215 ton telah dimanfaatkan untuk memastikan penyimpanan berjalan optimal dan merata di berbagai daerah. Di Provinsi Bali, seluruh gudang BULOG yang tersebar di kabupaten/kota dilaporkan dalam kondisi terisi penuh.

Total stok beras yang dikuasai Perum BULOG Kantor Wilayah Bali mencapai sekitar 13.000 ton. Ketersediaan tersebut menunjukkan kesiapan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat setempat hingga 4 bulan ke depan.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Bali, Muhamad Anwar, menyatakan bahwa optimalnya keterisian gudang mencerminkan keberhasilan penugasan pemerintah dalam menyerap hasil produksi dalam negeri.

“Hal ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta memastikan negara hadir dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.

Ia menambahkan, pada 2026 BULOG menargetkan penyerapan sebesar 4 juta ton setara beras, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Target untuk BULOG Kanwil Bali setara beras 3.786 ton Realisasi setara beras 3.419 ton (92.4%)

Strategi penyerapan dilakukan secara aktif melalui pola jemput bola, dengan turun langsung ke sawah, lokasi panen, hingga penggilingan padi, serta menggandeng mitra kerja di berbagai wilayah. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik bahwa cadangan pangan nasional dikelola secara optimal dan siap didistribusikan secara merata ke seluruh Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....