Mewujudkan Bali sebagai Pulau Organik Hadapi Sejumlah Tantangan

  • 22 Apr 2026 15:10 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Bali berkomitmen menjadi Pulau Organik yang ditargetkan terwujud pada tahun 2028. Pulau organik menjadi konsep pengembangan wilayah yang berbasis pertanian organik dengan menggunakan pupuk dan pestisida alami untuk meningkatkan kesehatan tanah. Namun, transformasi sistem pertanian dari bahan kimia ke metode alami itu masih menghadapi sejumlah persoalan.

Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Profesor Ni Luh Kartini kepada RRI di Denpasar mengatakan, komitmen Pemerintah menjadikan Bali sebagai Pulau Organik layak diapresiasi, karena akan menciptakan ekosistem berkelanjutan, mengurangi bahan kimia sintetis, dan meningkatkan nilai ekonomi lokal sesuai dengan upaya pertanian organik. Menurut Prof. Kartini, langkah itu juga telah didukung dengan kebijakan strategis berupa Perda yang mengatur system pertanian organik dari hulu hingga hilir.

Namun, upaya transformasi sistem pertanian itu masih menghadapi sejumlah persoalan diantaranya alih fungsi lahan yang mengancam ketersediaan lahan produktif, penurunan kesuburan tanah akibat penggunaan bahan kimia berkepanjangan dan terbatasnya akses pasar bagi produk organik di tingkat petani. "Bali ditargetkan menjadi Pulau Organik pada tahun 2028. Tentu banyak hal yang harus dilakukan dan dibenahi untuk bisa menjadi Pulau Organik yang didukung dengan pertanian organik," ujar Prof. Kartini.

Prof. Kartini mengatakan, dari total 68 ribu hektar lahan sawah di Bali, sekitar 65 persen atau 44.000 hektar mulai menerapkan sistem pertanian organik. Selain itu, Pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk subsidi pupuk organik untuk mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia.

"Target mewujudkan Pulau Organik yang diawali dengan pertanian organik juga harus didukung dengan sistem Subak berlandaskan prinsip harmoni dengan alam atau Tri Hita Karana," tuturnya.

Bali sebagai Pulau Organik menjadi target Pemerintah yang akan diwujudkan pada tahun 2028. Transformasi sistem pertanian yang beralih sepenuhnya dari bahan kimia ke metode alami itu sekaligus mendukung ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....