Menguatkan Posisi Tawar Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal

  • 18 Apr 2026 12:51 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Penguatan posisi tawar desa wisata di Bali dinilai sangat bergantung pada optimalisasi potensi lokal, budaya, serta keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama pariwisata. Konsep desa wisata disebut tidak hanya berperan dalam pengembangan sektor pariwisata, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi desa yang berbasis pada kearifan lokal dan keberlanjutan budaya.

Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata Bali, I Made Mendra Astawa, kepada RRI.CO.ID mengatakan desa wisata merupakan salah satu konsep industri pariwisata yang mampu meningkatkan perekonomian desa sekaligus menggali potensi budaya yang dimiliki masyarakat. Ia menegaskan bahwa kekuatan utama Bali dalam sektor pariwisata tidak dapat dipisahkan dari budaya yang melekat kuat dalam kehidupan masyarakat, sehingga tetap menjadi daya tarik utama wisatawan.

“Desa wisata merupakan salah satu konsep industri pariwisata yang bisa meningkatkan perekonomian di desa, terus juga bisa menggali potensi budaya, mendukung program pariwisata berbasis budaya yang akan dikembangkan. Jadi memang kekuatan Bali adalah pariwisata budaya yang tidak bisa tergantikan, dan inilah menjadi salah satu tulang punggung kenapa pariwisata Bali tidak pernah kendor walaupun dalam posisi apapun,” ujarnya, Sabtu 18 April 2026.

Lebih lanjut, Mendra Astawa menekankan bahwa pengembangan desa wisata sebaiknya tidak dimaknai sebagai pembangunan pariwisata baru di desa, melainkan sebagai upaya mengangkat dan mengoptimalkan apa yang sudah dimiliki masyarakat. Menurutnya, pendekatan ini dapat memperkuat ekonomi desa tanpa membutuhkan investasi besar, sekaligus menjaga keberlanjutan budaya dan kearifan lokal sebagai daya tarik utama.

“Dengan adanya desa wisata, sebenarnya itu bukan ujug-ujug bikin pariwisata di desa, tetapi bangunlah apa yang ada di desa, mengangkat kearifan lokal di desa, tentu ini perekonomian bisa jalan dan tidak membutuhkan investasi yang besar,” tambahnya.

Dengan penguatan berbasis potensi lokal tersebut, desa wisata diharapkan mampu meningkatkan posisi tawar. Hal ini sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....