World Congress on Probation and Parole 2026 Resmi Ditutup
- 17 Apr 2026 09:18 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung – Rangkaian kegiatan internasional World Congress on Probation and Parole (WCPP) 2026 resmi berakhir dalam seremoni penutupan yang digelar di Nusantara Ballroom, Nusa Dua, Bali, Kamis 16 April 2026. Forum global ini menjadi wadah penting bagi praktisi dan akademisi dunia untuk merumuskan kebijakan rehabilitasi yang efektif bagi warga binaan melalui sistem pengawasan luar lembaga.
Kegiatan ini selaras dengan Program Kerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tahun 2026, khususnya dalam mengatasi permasalahan kepadatan hunian atau overcapacity di lembaga pemasyarakatan. Melalui penguatan alternatif pemidanaan dan integrasi sosial yang lebih komprehensif, diharapkan tercipta sistem pemasyarakatan yang lebih humanis.
Acara penutupan dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Kemenimipas, Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) se-Bali, serta delegasi mancanegara. Dalam momentum tersebut, dilakukan penyerahan estafet tuan rumah kepada Latvia sebagai penanda keberlanjutan visi global pemasyarakatan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kelancaran acara berskala internasional tersebut. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi hingga kegiatan besar ini berjalan lancar dan khidmat," ujarnya.
Di balik jeruji maupun di luar dinding pembatas, harapan akan masa depan yang lebih baik bagi setiap individu tetap menjadi nafas utama perjuangan Pemasyarakatan. Penutupan WCPP 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertukaran inovasi sistem peradilan pidana, tetapi juga memperkuat kolaborasi internasional dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berkelanjutan bagi setiap individu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....