Truk Sampah ke TPA Suwung Turun Drastis, Penutupan Total Ditarget Juli 2026

  • 08 Apr 2026 11:40 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali mencatat perkembangan positif dalam pengelolaan sampah di TPA Suwung setelah diberlakukannya kebijakan pembatasan sejak 1 April 2026 yang hanya memperbolehkan sampah residu masuk ke lokasi tersebut. Gubernur Bali, I Wayan Koster, Selasa, 7 April 2026 menyampaikan bahwa jumlah truk sampah yang masuk ke TPA Suwung mengalami penurunan signifikan.

“Sebelumnya jumlah truk mencapai lebih dari 500 per hari, sekarang sudah berkurang lebih dari 50 persen karena hanya sampah residu yang diperbolehkan masuk,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kondisi di lapangan kini lebih kondusif dibandingkan awal penerapan kebijakan, di mana sempat terjadi penolakan terhadap truk yang masih membawa sampah organik. “Sekarang sudah tidak ada lagi kejadian seperti itu, artinya sudah ada kemajuan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah bersama kabupaten dan kota terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga. “Kuncinya adalah memilah sampah. Kesadaran masyarakat sudah meningkat walaupun belum sepenuhnya,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan seluruh proses pengelolaan sampah dapat dilakukan dari sumbernya, sehingga TPA Suwung direncanakan akan ditutup secara total pada 31 Juli 2026. “Setelah itu semua sampah harus sudah terolah dengan baik, tidak lagi dibuang ke TPA,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....