Sejumlah Daerah di Bali April 2026 Alami Kemarau Lebih Awal

  • 07 Apr 2026 14:49 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Sebagian daerah di Bali pada April 2026 mulai memasuki musim kemarau yang diprediksi bersifat lebih kering dibawah normal. Berdasarkan data Klimatologi, daerah – daerah tersebut masuk kategori mengalami musim kemarau lebih awal dengan durasi panjang dan ekstrem.

Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah III Lia Cahyani dikonfirmasi RRI.CO.ID di Denpasar mengatakan, wilayah di Bali yang mengalami musim kemarau lebih awal pada bulan April ini diantaranya Bali bagian barat seperti Jembrana, sebagian Tabanan bagian barat, Bali bagian selatan dan sebagian Bali Timur seperti Gianyar dan Ubud. Sedangkan, Mei nanti seluruh wilayah di Bali merata masuk musim kemarau dengan puncak kemrau berlangsung Agustus 2026.

“Sejumlah daerah di Bali diprediksi mengalami musim kemarau lebih awal. Berdasarkan data Klimatologi, April 2026 ini Bali bagian barat, bagian selatan dan Bali bagian Timur menjadi wilayah yang paling awal memasuki musim kemarau dibawah normal,” ujar Lia Cahyani.

Lia Cahyani mengatakan, kondisi cuaca ekstrem saat musim kemarau disertai El Nino moderat dan kuat itu mengharuskan masyarakat mewaspadai potensi krisis air dan kekeringan. Masyarakat diharapkan melakukan langkah antisipasi untuk ketahanan pangan dan ketersediaan air bersih.

Musim kemarau tahun ini diprediksi datang lebih cepat akibat curah hujan menurun dari biasanya. Kondisi ini dipengaruhi perubahan arah angin serta suhu permukaan laut yang lebih dingin dari kondisi normal sehingga proses penguapan air berkurang dan pembentukan awan hujan menjadi lebih sedikit. Musim kemarau dengan sifat kering dibawah normal itu turut dipicu dengan fenomena El Nino moderat dan kuat yang diprediksi berlangsung April 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....