Kemenag Badung Dorong Kolaborasi Guru Melalui Momentum Halal Bihalal

  • 06 Apr 2026 13:12 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Badung – Kementerian Agama Kabupaten Badung menggelar kegiatan Halal Bihalal bagi guru dan tenaga kependidikan yang berlangsung di Hotel Infinity8 Jimbaran. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai satuan pendidikan.

Acara tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar tenaga pendidik di Kabupaten Badung setelah Hari Raya Idulfitri. Salah seorang tenaga pendidik, Irham Assiri, kepada RRI.CO.ID, Sabtu, 4 April 2026 menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Badung dengan rangkaian agenda yang berfokus pada penguatan kapasitas guru.

“Kegiatan ini merupakan Halal Bihalal yang diinisiasi oleh Kemenag Badung, dengan agenda pembukaan, materi pembinaan guru dan tenaga kependidikan, serta kebijakan GTK Madrasah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Halal Bihalal tidak hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi memiliki makna mendalam bagi para tenaga pendidik. “Momentum ini menjadi kesempatan untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan, serta menyatukan visi antar guru,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dan kerja sama antar tenaga pendidik di Badung. “Kami bisa saling mengenal dan menguatkan visi-misi untuk bersama-sama membangun pendidikan di Kabupaten Badung menjadi lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa dampak kegiatan ini bersifat jangka panjang dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. “Silaturahmi ini akan berdampak jangka panjang, karena dengan saling mengenal dan berkomunikasi, kita dapat menyatukan pemikiran untuk kemajuan pendidikan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan kepada para guru agar mampu mengimplementasikan kurikulum secara efektif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. “Kurikulum perlu dimaknai dan direalisasikan dengan baik, serta disederhanakan agar mudah dipahami oleh siswa,” ujarnya.

Selain itu, ia berharap antar sekolah di Kabupaten Badung dapat membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung. “Harapannya tidak ada saling menjatuhkan, tetapi justru saling membangun demi kemajuan pendidikan bersama,” ujarnya.

Terkait antusiasme peserta, ia menyebutkan bahwa respon para guru sangat positif terhadap kegiatan tersebut. “Guru merasa dihargai, dapat bersilaturahmi, dan kembali termotivasi untuk menjalankan tugas setelah libur panjang,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap kegiatan seperti ini mampu mendorong lahirnya tenaga pendidik yang profesional dan berakhlak, serta menciptakan pendidikan yang berkualitas dan merata. “Kolaborasi yang kuat antar tenaga pendidik serta inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman menjadi kunci utama,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....