Umat Katolik Maknai Jumat Agung dengan Refleksi dan Penghayatan Mendalam
- 03 Apr 2026 22:24 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Umat Katolik di Denpasar memperingati Jumat Agung sebagai salah satu hari suci untuk mengenang wafatnya Yesus Kristus di kayu salib. Jumat Agung merupakan bagian dari Tri Hari Suci dalam masa Prapaskah, yang diawali dengan Kamis Putih, dilanjutkan Jumat Agung, dan berpuncak pada Sabtu Suci hingga Hari Raya Paskah.
Momen ini menjadi waktu refleksi bagi umat untuk mengenang pengorbanan Yesus yang diyakini menebus dosa umat manusia. Salah seorang jemaat Gereja Roh Kudus Katedral Denpasar, Yohanis Lipson Emron Pero, kepada RRI.CO.ID, Jum’at, 3 April 2026 mengaku merasakan suasana yang sangat mendalam selama mengikuti ibadah.
Ia mengatakan, selama ibadah muncul perasaan terharu, tenang, serta penuh refleksi dalam memaknai penderitaan dan pengorbanan Yesus di kayu salib. "Rasa sedih hadir saat mengingat sengsara Yesus, namun juga disertai rasa syukur atas kasih yang diberikan bagi umat manusia," katanya.
Ibadah Jumat Agung yang berlangsung di Gereja Roh Kudus Katedral Denpasar ini berjalan dengan suasana khidmat, hening, dan penuh penghayatan. Durasi ibadah berlangsung sekitar satu hingga dua setengah jam, dengan diikuti ratusan umat Katolik.
Menurutnya, salah satu momen yang paling berkesan adalah saat penghormatan kepada salib Yesus. Momen tersebut dirasakan sangat mendalam sebagai simbol pengorbanan dan kasih Tuhan, sekaligus menjadi ajakan untuk lebih mendekatkan diri serta memahami arti pengorbanan dalam kehidupan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengalaman mengikuti ibadah Jumat Agung mendorong dirinya untuk menerapkan nilai-nilai kehidupan seperti kesabaran, kerendahan hati, serta kasih terhadap sesama. Selain itu, ia juga ingin belajar mengampuni, tidak mudah menghakimi, serta berkorban tanpa mementingkan diri sendiri.
Perayaan tahun ini dirasakan lebih spesial karena dijalani di tanah rantau, jauh dari keluarga. Namun demikian, suasana kebersamaan dengan umat setempat tetap memberikan kehangatan sehingga makna Paskah tetap dapat dihayati dengan penuh iman dan rasa syukur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....