Sopir Mengantuk, Travel Hantam Truk di Jalur Denpasar-Gilimanuk

  • 31 Mar 2026 18:17 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Kelelahan saat berkendara kembali memicu kecelakaan lalu lintas di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk. Sebuah minibus travel menghantam truk pengangkut barang di KM 57-58, Banjar Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, pada Selasa 31 Februari 2026 siang sekitar pukul 13.30 WITA.

Kapolsek Pekutatan, Kompol Putu Suarmadi, menjelaskan bahwa insiden ini melibatkan mobil travel Isuzu Microbus bernomor polisi N 7013 UN yang dikemudikan Syaiful Rizal Mas Agus (36) asal Bondowoso dan Isuzu Truck N 9029 UG yang dikemudikan Yusub (46) asal Kota Malang, Jawa Timur. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat mobil travel melaju dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk).

Setibanya di lokasi yang merupakan tikungan landai, pengemudi travel mengaku kehilangan kesadaran sesaat karena mengantuk. "Sopir travel diduga mengantuk berat hingga tertidur (microsleep). Ia tidak menyadari adanya tikungan ke kiri, sehingga kendaraan tetap melaju lurus dan masuk ke jalur berlawanan," ujar Kompol Putu Suarmadi.

Tabrakan "adu jangkrik" pada bagian depan samping pun tak terelakkan. Truk yang berada di jalur yang benar dihantam keras hingga kaca depan pecah dan bodi depan ringsek.

Dampak dari benturan keras tersebut mengakibatkan pengemudi truk mengalami luka robek serius di dahi, tangan, dan lutut. Korban langsung dirujuk ke RSU Negara karena mengeluhkan nyeri hebat pada pinggul.

Sementara pengemudi travel, hanya mengalami luka lecet di telinga dan nyeri pinggang. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp20 juta, mengingat kedua kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian depan.

Sesaat setelah kejadian, personel Polsek Pekutatan segera mengamankan lokasi untuk mencegah kemacetan panjang di jalur nasional tersebut. Sistem buka-tutup arus lalu lintas sempat diberlakukan selama proses evakuasi bangkai kendaraan.

"Saat ini, kedua kendaraan telah diamankan di Polres Jembrana. Penanganan lebih lanjut kini ditangani oleh Unit Gakum Laka Lantas Polres Jembrana," tambah Kapolsek.

Pihak kepolisian kembali menghimbau kepada para pengemudi, terutama angkutan umum dan logistik, untuk selalu mengutamakan keselamatan. Jika merasa lelah atau mengantuk, sangat disarankan untuk beristirahat di kantong-kantong parkir yang tersedia guna menghindari tragedi serupa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....