Pemprov Segera Anggarkan Parkir Untuk Pelabuhan Sanur
- 07 Mei 2023 10:09 WIB
- Denpasar
KBRN,Denpasar: Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara meninjau operasional Pelabuhan Sanur pada, Sabtu kemarin.
Dalam tinjauannya, Gubernur Wayan Koster melihat langsung antusias masyarakat, dan wisatawan yang memanfaatkan Pelabuhan Sanur sebagai infrastruktur laut terintegrasi menuju Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Ceningan, dan Pulau Nusa Lembongan, sekaligus mengecek manajemen pengelolaan Pelabuhan Sanur demi terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat hingga wisatawan.
Menyikapi berbagai pelayanan di Pelabuhan Sanur, Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan ,Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kota Denpasar, serta manajemen Pelabuhan Sanur dan semua agen di Pelabuhan Sanur akan segera melakukan Rapat Koordinasi untuk membahas Sirkulasi keberangkatan dan kedatangan penumpang; Akses jalan kendaraan; Pelayanan parkir; dan Harga tiket ke Nusa Penida.
Dikatakan, untuk kantong parkir, pihaknya meminta Dinas PUPR Provinsi Bali untuk menghitung kebutuhan anggaran pembangunan tempat parkir, supaya bisa dianggarkan dalam anggaran perubahan tahun 2023 ini, karena lahan yang akan dimanfaatkan sebagai tempat parkir rencananya tanah milik Pemerintah Provinsi Bali yang luasnya mencapai sekitar 3 hektar.
" “Untuk kantong parkir, Saya telah meminta Dinas PUPR Provinsi Bali untuk menghitung kebutuhan anggaran pembangunan tempat parkir, supaya bisa dianggarkan dalam anggaran perubahan tahun 2023 ini, karena lahan yang akan dimanfaatkan sebagai tempat parkir rencananya tanah milik Pemerintah Provinsi Bali yang luasnya mencapai sekitar 3 hektar,” tegas Gubernur Bali .
Kepala Wilayah Kerja Sanur Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas (KSOP) Kelas II Benoa, I Ketut Suratnata melaporkan semenjak adanya Pelabuhan Sanur, masyarakat sampai wisatawan ke Pulau Nusa Penida terus mengalami peningkatan kunjungan.
“Rata – rata perharinya Pelabuhan Sanur
melayani penumpang sampai 5.200 Orang lebih, kepadatan penumpang
terjadi saat pagi hari yang rata – rata mencapai 2.000 sampai 3.000
Orang lebih,” lapor Ketut Suratnata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....