Temuan Kasus TBC di Bali Capai Ribuan Orang Per Tahun
- 29 Mar 2026 09:52 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi Bali untuk mengeleminasi Tuberkulosis (TBC) yang hingga kini menjadi masalah kesehatan serius. Salah satunya dengan survailans atau deteksi dini untuk memaksimalkan penemuan kasus TBC baru dengan pengobatan hingga sembuh dan gratis.
Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia Cabang Provinsi Bali Dr. dr. I Wayan Gede Artawan Eka Putra dikonfirmasi RRI di Denpasar, Minggu (29/3/2026) mengatakan, dengan survailans tersebut, sekitar 6 ribuan kasus baru ditemukan setiap tahunnya dengan potensi harapan sembuh yang tinggi. Ia menjelaskan, dengan terdeteksi lebih awal dan bergejala ringan tentu proses pengobatan menjadi lebih mudah dengan durasi 6 bulan tanpa putus obat.
“Program menanggulangi TBC terus digenjot untuk mendeteksi dan menekukan kasus baru Tuberkulosis (TBC). Tercatat ribuan kasus baru TBC pertahunnya yang masih menjadi tantangan kesehatan serius di Bali,” ujarnya.
dr. Artawan Eka Putra mengungkapkan, tren kasus TBC di Bali belum menunjukkan penurunan signifikan yang menjadikan penemuan kasus aktif tetap sebagai tantangan utama. Hingga triwulan awal 2026, dilaporkan temuan kasus TBC mencapai 5 ribuan kasus atau sekitar 83% dari target 6 ribu kasus baru.
“Temuan kasus baru tersebut didukung perbaikan sistem deteksi, pelaporan, dan skrinning yang aktif,” tuturnya.
Pemerintah Provinsi Bali tahun ini menargetkan temuan 6 ribu kasus baru Tuberkulosis untuk mengakselerasi eliminasi TBC. Pemerintah juga menggenjot cakupan pengobatan untuk kasus TBC Sensitif Obat dengan target angka keberhasilan 95%. Strategi penanggulangan lainnya yakni pembentukan Desa Siaga TBC di setiap kabupaten/kota untuk memaksimalkan penemuan kasus hingga tingkat terbawah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....