Air Mengalir, Kesetaraan Gender Berkembang, Generasi Sejahtera

  • 21 Mar 2026 12:51 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar : Hari Air Sedunia yang diperingati setiap 22 Maret menegaskan akses air merupakan hak asasi manusia yang mendasar yang harus dipenuhi tanpa terkecuali. Karena itu, peringatan Hari Air Sedunia tahun ini menyoroti hubungan antara akses air dan kesetaraan gender.

Tema ini sejalan dengan upaya mengubah paradigma yang menjadikan Perempuan sebagai agen perubahan dalam manajemen sumber daya air berkelanjutan. Pemerihati Lingkungan Bali Ketut Gede Dharma Putra dikonfirmasi RRI di Denpasar, Sabtu 21 Maret 2026 mengatakan, peringatan Hari Air Sedunia dengan tema Air dan Gender menunjukkan komitmen bersama menghormati sumber kehidupan yakni air dan perempuan atau Ibu.

Menurutnya, perempuan atau Ibu yang tangguh dan cerdas akan melahirkan generasi penerus yang berkualitas untuk keberlanjutan suatu negara. Dharma Putra menekankan, jika sebuah Negara tidak mampu memberikan pengairan yang baik bagi wilayahnya sama artinya dengan tidak menghormati Ibu Pertiwi sebagai sumber kehidupan.

“Peringatan Hari Air Sedunia tahun ini menyoroti hubungan antara akses air dan kesetaraan gender. Tema ini sejalan dengan upaya mengubah paradigma yang menjadikan Perempuan sebagai agen perubahan dalam manajemen sumber daya air berkelanjutan,” ujarnya.

Dharma Putra meyakini, dimana air mengalir otomatis kesetaraan gender berkembang dan generasi penerus sejahtera. Menurutnya, Indonesia merupakan Negara kaya sumber daya air dengan melimpahnya mata air berupa danau, sungai dan laut.

Tata kelola terhadap sumber mata air tersebut sangat penting untuk kesejahteraan dan mencegah bencana. “Penting adanya gerakan yang mendorong peran perempuan dan anak perempuan sebagai pengambil keputusan dan solusi dalam manajemen sumber daya air,” tuturnya.

Peringatan Hari Air Seduia 22 Maret menjadi momentum memberikan ruang bagi Perempuan sebagai agen perubahan dalam manajemen sumber daya air berkelanjutan. Tema Peringatan Hari Air Sedunia tahun ini “Air dan Gender” mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan untuk mewujudkan air bersih dan kesetaraan bagi semua pada tahun 2030.

Momentum ini sekaligus mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pengelolaan air menjadi lebih efektif dan inklusif untuk mendukung kebersihan, sanitasi, dan martabat perempuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....