Hadapi Nyepi, RSUP Ngoerah Fokus Layanan Darurat 24 Jam

  • 17 Mar 2026 20:19 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - RSUP Prof. Ngoerah melakukan penyesuaian layanan kesehatan selama Hari Raya Nyepi 2026 yang beririsan dengan libur Idul Fitri. Dalam periode tersebut, layanan poliklinik rawat jalan dihentikan sementara, sementara layanan esensial tetap beroperasi penuh.

Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Prof. Ngoerah, Dr. dr. I Made Darmajaya, Sp.B, Sp.BA., Subsp.D.A(K)., MARS, FIAPS, saat dikonfirmasi Selasa, 17 Maret 2026 menjelaskan penutupan poliklinik dilakukan mulai Rabu, 18 Maret hingga Minggu, 22 Maret 2026 dan akan kembali dibuka pada Senin, 23 Maret 2026.

“Penyesuaian hanya pada layanan rawat jalan. Untuk layanan lainnya tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya.

Selama periode tersebut, Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap beroperasi 24 jam dengan dukungan tujuh dokter spesialis, yakni bedah, obstetri dan ginekologi, penyakit dalam, anak, jantung, anestesi, serta radiologi. Selain itu, layanan rawat inap juga dipastikan tetap berjalan normal dengan dukungan tenaga medis yang siaga penuh.

Rumah sakit juga menjamin ketersediaan kebutuhan konsumsi bagi tenaga kesehatan, pasien, serta keluarga pasien selama Hari Raya Nyepi guna menjaga kelancaran operasional di tengah pembatasan aktivitas.

Untuk pasien dengan tindakan medis terjadwal seperti hemodialisis (HD) dan kemoterapi, pihak rumah sakit telah melakukan penyesuaian jadwal. Layanan tersebut diatur dengan mempertimbangkan kondisi medis pasien, baik dimajukan sebelum Nyepi maupun dijadwalkan kembali setelahnya.

“Semua sudah kami susun dalam jadwal pelayanan, sehingga tidak ada pasien yang terlewat dan seluruh kebutuhan tetap terakomodasi dengan baik,” tegas Darmajaya.

Ia menambahkan, kesiapan ini merupakan bagian dari rutinitas tahunan yang terus disempurnakan, terutama karena tahun ini bertepatan dengan libur panjang nasional.

Dengan skema tersebut, RSUP Prof. Ngoerah menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat selama Hari Raya Nyepi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....