TCEC Serangan Tekankan Pemahaman Penggunaan Penyu dalam Upacara Adat di Bali

  • 08 Mar 2026 16:01 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu (TCEC) Serangan menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terkait penggunaan penyu dalam upacara adat di Bali. Hal ini berkaitan dengan aspek sosial budaya sekaligus upaya menjaga kelestarian penyu sebagai satwa yang dilindungi.

Sekretaris TCEC Serangan, I Wayan Edy kepada RRI.CO.ID mengatakan, masyarakat Bali memiliki budaya dan kebiasaan dalam melaksanakan berbagai upacara adat. Dalam beberapa upacara tertentu, penyu digunakan sebagai bagian dari sarana upacara.

“Pemahaman masyarakat Bali terhadap sosial budaya, karena di Bali kita punya culture atau budaya, kebiasaan dimana upacara-upacara di Bali menggunakan korban suci penyu,” ujar I Wayan Edy.

Edy menambahkan, pemahaman tersebut penting agar masyarakat dapat memahami konteks penggunaan penyu dalam upacara adat di Bali. Dengan begitu, masyarakat dapat membedakan upacara yang memang menggunakan penyu dan yang tidak.

“Di situ perlu pemahaman mana upacara yang menggunakan penyu dan mana yang tidak menggunakan penyu,” ujar I Wayan Edy.

Pemahaman yang tepat mengenai tradisi dan pelestarian satwa diharapkan dapat berjalan seimbang. Dengan demikian, nilai budaya tetap terjaga sekaligus mendukung upaya perlindungan penyu di Bali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....