Belasan Kafe Remang di Jembrana Disidak Petugas Gabungan
- 06 Mar 2026 21:48 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Guna memastikan kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadan, tim gabungan dari Polres Jembrana dan Satpol PP Kabupaten Jembrana kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) besar-besaran di kawasan Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana Bali, Kamis malam 5 Maret 2026. Operasi ini menyasar 17 tempat hiburan malam yang kedapatan masih beroperasi di tengah kekhusyukan ibadah puasa.
Selain memantau operasional tempat hiburan, petugas melakukan pemeriksaan ketat terhadap pengunjung dan pengelola. Fokus utama operasi ini adalah mengantisipasi peredaran narkotika, minuman keras, senjata api, hingga senjata tajam yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
Dalam penyisiran tersebut, petugas menjaring sedikitnya 82 warga yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kependudukan. Mayoritas dari mereka tidak mampu menunjukkan Surat Keterangan Penduduk Non-Permanen (SKPN).
Berdasarkan data di lapangan, 79 orang merupakan warga pendatang dari luar Bali dan 3 orang merupakan warga lokal Kabupaten Jembrana. "Kami bergerak bersama Satpol PP Jembrana untuk menjaga situasi keamanan menjelang Idulfitri dan Hari Raya Nyepi. Fokus kami adalah barang berbahaya seperti senjata tajam, namun hingga saat ini belum ditemukan. Kami berharap langkah ini menjamin keamanan selama puasa," ujar AKP I Putu Darma Santika, Kasat Samapta Polres Jembrana.
Sementara, Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah, I Ketut Jaya Wirata, menegaskan bahwa dari 17 kafe yang disasar, mayoritas pelanggaran ditemukan pada administrasi kependudukan penduduk pendatang (duktang). "Sebanyak 82 orang kami amankan untuk pendataan lebih lanjut. Mayoritas memang belum memiliki surat keterangan penduduk non-permanen dari desa atau kelurahan setempat," jelasnya.
Pihak berwenang memastikan sidak serupa akan dilakukan secara rutin selama bulan Ramadan. Langkah preventif ini diharapkan dapat memberikan rasa nyaman bagi masyarakat Jembrana dalam menjalankan ibadah, sekaligus menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Bali Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....