Perang Iran, Sekeluarga asal Jembrana Berhasil Pulang
- 06 Mar 2026 13:01 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Ketegangan di Timur Tengah antara Israel/Amerika Serikat dan Iran nyaris menjadi mimpi buruk bagi Valencia Rozika. Pegawai Kementerian Agama Kabupaten Jembrana ini bersama suami dan dua anaknya sempat terjebak di tengah pecahnya konflik bersenjata saat sedang menjalankan ibadah umrah mandiri.
Valencia menceritakan bahwa situasi mulai mencekam pada 28 Februari lalu, tepat di penghujung masa ibadahnya. "Mulai ada kiriman rudal itu tanggal 28 malam dari Amerika ke Iran," kenangnya.
Di tengah kekacauan jadwal penerbangan yang massal dibatalkan, keberuntungan memihak keluarga ini. Mereka berhasil mendapatkan kursi pada satu-satunya pesawat yang masih beroperasi menuju tanah air pada 2 Maret 2026.
Meski eskalasi konflik terus meluas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana memastikan bahwa agenda nasional keberangkatan haji masih berjalan sesuai rencana. Kepala Kantor Kementerian Agama Jembrana, H. Muslihin, mengatakan, untuk status keberangkatan calon jamaah haji, belum ada instruksi pembatalan atau penundaan dari pusat.
Sebanyak 90 calon jemaah haji kloter 70 asal Jembrana tetap dipersiapkan. "Keberangkatan dijadwalkan tetap pada 8 Mei 2026," ujarnya.
Namun demikian pihaknya juga mengimbau kepada warga yang berencana umrah mandiri disarankan menunda keberangkatan hingga situasi kondusif. Ia juga menegaskan bahwa seluruh tahapan pra-pemberangkatan tetap dilaksanakan secara intensif.
"Informasi dari kementerian bahwa belum ada pemberangkatan yang dibatalkan. Kami terus berkoordinasi dan berharap konflik segera mereda agar jemaah bisa beribadah dengan tenang," ujar Muslihin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....