Isak Tangis Pecah Sambut Kepulangan Jenazah PMI Jembrana

  • 05 Mar 2026 08:44 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Suasana duka menyelimuti Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, pada Rabu 4 Maret 2026. Isak tangis keluarga tak terbendung saat mobil ambulans yang membawa jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Jembrana, Ni Made Dwi Arya Wati (36) perlahan memasuki halaman rumah duka.

Setelah menempuh perjalanan panjang dari Saint Petersburg, Rusia, sang terapis spa akhirnya kembali ke pelukan tanah kelahiran dalam peti kayu yang tertutup rapat. Pihak keluarga tampak saling menguatkan di tengah kepiluan yang mendalam. Keheningan desa seketika pecah oleh jerit haru saat peti jenazah diturunkan.

Kepulangan Arya Wati seolah menjadi akhir dari penantian panjang dan penuh ketidakpastian sejak ia dikabarkan mengembuskan napas terakhir pada pertengahan Februari lalu. Dukungan Penuh Pemerintah dan Perusahaan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, mengonfirmasi bahwa seluruh proses kepulangan difasilitasi dengan baik hingga ke rumah duka.

"Pagi tadi mendarat di Bandara Ngurah Rai, dan saat ini sudah tiba di rumah. Kami mendampingi serta memfasilitasi ambulans dan transportasi keluarga untuk penjemputan," ujar Mirah.

Meski Arya Wati berangkat secara mandiri tanpa melalui agen penyalur, pihak perusahaan di Rusia menunjukkan tanggung jawab penuh dengan menanggung seluruh biaya pemulangan jenazah. Diduga Kelelahan Bekerja Kabar duka ini bermula ketika Arya Wati dilaporkan meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Saint Petersburg pada Sabtu 14 Februari 2026.

Berdasarkan informasi awal, almarhumah diduga meninggal akibat kelelahan setelah menjalani jadwal kerja yang sangat padat sebagai terapis spa di negeri beruang merah tersebut. Kini, pahlawan devisa itu telah tenang di rumahnya sendiri.

Meski kepulangannya diiringi air mata, pihak keluarga merasa lega dapat memberikan penghormatan terakhir secara layak di tanah kelahiran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....