Jaga Kondusifitas Ramadan, Puluhan Duktang Terjaring Sidak

  • 03 Mar 2026 17:07 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Momentum bulan suci Ramadan dan Hari Raya Nyepi, petugas gabungan dari Satpol PP dan Satuan Samapta Polres Jembrana bergerak cepat menjaga kondusifitas wilayah. Pada Senin 2 Maret 2026 malam, Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) besar-besaran digelar dengan menyasar kantong-kantong penduduk pendatang (duktang) dan tempat hiburan malam di Kecamatan Negara.

Operasi yang dimulai pukul 21.30 WITA ini menyisir lima lokasi rumah kos di Desa Pengembangan dan Kelurahan Lelateng, serta empat kafe remang-remang di kawasan Sawah Gede. Hasilnya, petugas menjaring sedikitnya 73 orang, yang terdiri dari 45 pendatang luar daerah dan 28 warga lokal.

Kasat Pol PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Pramana, mengungkapkan bahwa mayoritas pelanggaran ditemukan pada administrasi kependudukan. Banyak pendatang yang sudah mengantongi KTP namun lalai melaporkan diri ke lingkungan setempat atau belum memiliki surat keterangan penduduk non-permanen.

"Besok harus sudah diurus. Mereka yang tidak membawa KTP kami berikan surat pernyataan untuk segera melapor. Kami ingin semua penduduk tertib administrasi demi keamanan bersama," tegas Eko Susilo.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan, mengingat tahun ini umat Islam menjalankan ibadah puasa di waktu yang berdekatan dengan perayaan Nyepi bagi umat Hindu.

Di sisi lain, Kasat Samapta Polres Jembrana, AKP I Putu Darma Santika, fokus pada pengawasan tempat hiburan malam untuk menekan potensi gangguan kamtibmas. Selain memeriksa identitas pengunjung dan pekerja, petugas juga melakukan inspeksi mendadak terhadap peredaran minuman keras dan narkotika.

Hasil pemeriksaan lapangan, nihil temuan narkoba dan kadar alkohol pada minuman keras masih dalam batas aturan. "Kami akan rutin melaksanakan sidak di titik rawan. Ini langkah preventif agar situasi di Jembrana tetap aman, tertib, dan lancar selama hari besar keagamaan ini," pungkas AKP I Putu Darma Santika.

Pihaknya juga mengingatkan pengelola kafe untuk tutup tepat waktu agar tidak mengganggu kekhusyukan ibadah Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....