Cuaca Tak Menentu, Aktivitas Nelayan Batulumbang Menurun

  • 28 Feb 2026 20:46 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Aktivitas penangkapan ikan di pesisir Kawasan hutan mangrove Segara Guna Batulumbang menurun akibat sampah kiriman yang menumpuk dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Dampaknya, hasil tangkapan ikan dan kepiting ikut berkurang, sehingga pendapatan nelayan terdampak.

Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Segara Guna Batulumbang I Wayan Kona Antara, mengungkapkan, perubahan kualitas air laut, termasuk naik turunnya pasang dan pH air, membuat kepiting lebih banyak bersembunyi di lubangnya dan sulit ditangkap. “Air pasang dan perubahan pH membuat kepiting lebih banyak bersembunyi di lubangnya dan tidak mau keluar,” ujarnya, Sabtu 28 Februari 2026.

Dari sisi pendapatan, Kona Antara mencatat terjadi penurunan, meski nelayan tetap berupaya memenuhi kebutuhan hidup dengan menyesuaikan kondisi alam. “Sekarang rata-rata pendapatan sekitar Rp500 ribu per hari, memang ada penurunan dibanding hari biasa,” katanya.

Selain sampah, cuaca ekstrem seperti angin kencang dan petir menjadi kendala utama nelayan melaut. Saat kondisi berisiko tinggi, mereka memilih menunda melaut demi keselamatan. Upaya mitigasi sampah dan pemantauan cuaca menjadi kunci agar produktivitas nelayan pesisir tetap terjaga di tengah tantangan lingkungan dan iklim yang semakin tidak menentu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....