PLN Siagakan 69 Ribu Personel jelang Idulfitri 2026
- 24 Feb 2026 13:25 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – PT PLN (Persero) memperkuat kesiapsiagaan sistem kelistrikan nasional, termasuk di Bali, menjelang Idul Fitri 1447 H. Secara nasional, PLN menyiapkan daya mampu pasok 51,9 gigawatt (GW) dengan proyeksi beban puncak 35,0 GW saat Idul Fitri, sehingga tersedia cadangan daya sekitar 48 persen.
Penguatan kesiapan tersebut dipaparkan dalam agenda kunjungan kerja reses Komisi XII DPR RI ke Provinsi Bali sebagai bagian dari fungsi pengawasan pelayanan publik sektor energi. Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, menyampaikan bahwa sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi terkendali.
Selain cadangan daya yang memadai, PLN juga memastikan kecukupan energi primer dengan stok batu bara di atas 22 hari operasi pembangkit (HOP), gas di atas 11 hari, serta BBM di atas 9 hari. Selama periode Siaga Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) pada 13–28 Maret 2026, PLN menyiagakan 69 ribu personel dan 3.403 posko siaga.
Dukungan peralatan juga ditempatkan di lokasi strategis seperti tempat ibadah, bandara, terminal, stasiun, dan rumah sakit. “Momentum Ramadan dan Idul Fitri menjadi perhatian khusus setiap tahun. Kami melakukan penguatan pengamanan sistem dari sisi pembangkit, transmisi, hingga distribusi agar potensi gangguan dapat ditekan dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Adi, Selasa 24 Februari 2026.
Sementara itu, Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menegaskan kunjungan kerja ini bertujuan menggali informasi dan mengkalibrasi data kesiapan sistem kelistrikan. Selain itu juga menghimpun temuan untuk dibahas dalam persidangan DPR RI mendatang.
“Kita masuk bulan puasa dan Idul Fitri. Pelayanan kepada masyarakat harus dioptimalkan. Jangan sampai listrik mati dan mengganggu ibadah. Kami ingin mengetahui bagaimana kesiapan PLN, potensi ancaman yang ada, serta hal-hal yang perlu segera diselesaikan,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....