Abrasi Kuta: Pedestrian Amblas, Listrik Tiang Lampu Roboh Diputus
- 23 Feb 2026 16:14 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Kuta – Abrasi yang dipicu terjangan gelombang tinggi berdampak signifikan terhadap fasilitas publik di sepanjang pesisir Pantai Kuta. Kuatnya hantaman ombak dilaporkan menggerus pondasi jalan setapak atau pedestrian, yang mengakibatkan infrastruktur tersebut amblas dan ikut merobohkan satu tiang lampu.
Asisten Manager DTW Pantai Kuta, I Putu Gilang Bayu Sadra Putra, Senin, 23 Februari 2026, kepada RRI.CO.ID menjelaskan bahwa robohnya tiang lampu merupakan dampak langsung dari amblasnya jalur pedestrian yang tidak kuat menahan hantaman ombak besar. Sebagai langkah keamanan, pengelola langsung bergerak cepat memutus aliran listrik hanya pada titik tiang yang roboh agar tidak membahayakan pengunjung.
"Jadi jalan setapak itu sudah ada beberapa titik yang kena ombak besar sehingga mengakibatkan runtuhnya tiang lampu. Penanganannya kita cuma untuk per hari ini, tadi memutus saluran listriknya saja dulu sementara karena yang ditakutkan kalau memang ada pembiaran, itu kan masih ada saluran sambungan listrik, aliran listrik. Jadi itu sementara kita putus untuk keamanan dan kenyamanan bersama," ujar Gilang.
Gilang Bayu menambahkan, selain menangani instalasi listrik pada tiang yang roboh, petugas di lapangan juga mulai mengevakuasi material bangunan dari jalan setapak yang hancur. Pengumpulan material jalan setapak ini dilakukan agar tidak mengganggu akses pantai, sambil menunggu proses perbaikan yang diawali dengan pengisian pasir.
"Sementara waktu ini hanya pelepasan. Jadi di walkway pedestrian yang jatuh itu kita kumpulkan dulu di suatu tempat, nanti kita terhadap pembaruan atau perbaikan setelah pengisian pasir. Rencananya seperti itu," tambahnya.
Langkah cepat pemutusan aliran listrik ini diharapkan dapat menjamin keamanan publik selama proses evakuasi material sisa kerusakan dilakukan. Sementara itu, perbaikan permanen jalur pedestrian dijadwalkan setelah kondisi cuaca membaik dan dimulainya proses pengisian pasir pantai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....