PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Bali di Ramadan

  • 23 Feb 2026 11:11 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar –PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di Bali tetap andal guna mendukung lonjakan aktivitas ibadah dan ekonomi masyarakat, terutama saat sahur dan malam hari selama Bulan Ramadhan. Melalui Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali, PLN melakukan penguatan sistem dengan pemeliharaan preventif perangkat Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) sebagai pusat kendali jaringan listrik.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan listrik selama Ramadan, baik untuk kegiatan rumah tangga, operasional usaha, maupun aktivitas di tempat ibadah yang berlangsung hingga larut malam. SCADA merupakan sistem yang berfungsi memantau dan mengendalikan jaringan listrik secara terpusat dan real time.

Bagi masyarakat awam, sistem ini dapat dianalogikan sebagai “pusat kendali utama” jaringan listrik—mirip ruang kontrol lalu lintas yang mengatur arus kendaraan agar tetap lancar. Melalui sistem tersebut, petugas PLN dapat memantau kondisi jaringan di berbagai wilayah sekaligus dan segera mengambil tindakan apabila terjadi gangguan.

Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, menegaskan bahwa pemeliharaan SCADA menjadi langkah strategis untuk menjaga keandalan layanan selama Ramadan.

“Bulan Ramadan merupakan momen penting bagi masyarakat, di mana aktivitas ibadah dan kegiatan ekonomi meningkat, terutama pada waktu sahur dan malam hari. SCADA adalah sistem vital yang menjadi pusat pemantauan dan pengendalian jaringan listrik. Dengan pemeliharaan preventif, kami memastikan sistem bekerja optimal sehingga potensi gangguan dapat diminimalkan dan pemulihan dapat dilakukan lebih cepat. Harapannya, masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas dengan nyaman tanpa khawatir terhadap pasokan listrik,” ujar Petrus, Jumat 20 Februari 2026.

Pemeliharaan yang dilakukan mencakup pemeriksaan perangkat keras dan perangkat lunak, pengujian fungsi komunikasi data, kalibrasi sistem, serta peningkatan keandalan dan keamanan. Dengan sistem yang terjaga, PLN dapat memantau kondisi jaringan selama 24 jam dan melakukan penanganan secara cepat dan tepat apabila terjadi gangguan.

Melalui penguatan ini, PLN menargetkan peningkatan keandalan pasokan listrik dengan meminimalkan potensi gangguan serta menjaga kontinuitas layanan bagi rumah tangga, tempat ibadah, fasilitas umum, dan sektor usaha selama Ramadan. PLN UP2D Bali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan listrik yang andal dan berkualitas sebagai bentuk dukungan terhadap kenyamanan, produktivitas, dan kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....