Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dokter Jembrana Hangus Terbakar
- 18 Feb 2026 15:33 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana: - Sebuah insiden kebakaran hebat melanda kediaman milik I Ketut Suntiyem (72) yang berlokasi di Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada Selasa 17 Februari 2026 sore. Amuk si jago merah tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya hubungan arus pendek (korsleting) listrik hingga menghanguskan bangunan berlantai dua milik keluarga dokter tersebut.
Dari informasi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 wita. Kebakaran diketahui pertama kali oleh korban yang saat itu sedang beristirahat siang. Kobaran api yang muncul dari salah satu kamar hingga mengepulkan asap tebal ke seluruh ruangan rumah.
"Tiba tiba gelap kamar dan rasanya panas, langsung saya bangun keluar, sampai diluar baru saya dengar beberapa ledakan dari dalam kamar," tutur Suntiyem, yang saat itu sedang di rumah bersama menantu dan seorang cucunya.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh anak korban ke Mako Damkar Jembrana. Kasat Pol PP Jembrana, I Ketut Eko Artha Pramana, ditemui langsung di lokasi mengungkapkan, setelah menerima laporan peristiwa kebakaran, tim diterjunkan dengan kekuatan penuh ke lokasi kejadian.
Regu III Damkar Jembrana tiba di lokasi hanya dalam waktu 5 menit. Sebanyak empat unit armada dikerahkan, termasuk unit Altora dan Hino Tembak, dengan total penggunaan air mencapai 33.000 liter.
Setelah berjibaku selama kurang lebih 45 menit, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api sepenuhnya sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.
| Baca juga: Dispatcher PLN Tetap Siaga Jaga Listrik Bali |
"Dugaan sementara akibat arus pendek listrik. Api dengan cepat merambat di lantai dua, menghanguskan berbagai aset berharga," ujar Eko Artha Pramana, saat ditemui di lokasi, Selasa sore.
Meskipun tidak ada korban jiwa manusia, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta. Sejumlah barang berharga dilaporkan hangus terbakar, di antaranya, brankas dan televisi, lemari, sofa, dan beberapa unit tempat tidur (springbed), persediaan obat-obatan, serta seekor anak kucing peliharaan yang terjebak di dalam rumah.
Pihaknya juga kembali mengimbau kepada semua warga untuk selalu berhati hati dan waspada terhadap peralatan elektronik, listrik maupun benda-benda yang dapat memicu kebakaran. Pastikan dalam kondisi aman saat meninggalkan rumah untuk menghindari peristiwa serupa terjadi kembali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....