Imlek 2577 Kongzili: Energi Kuda Api, Harapan Baru
- 17 Feb 2026 10:39 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Ketua Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Klungkung, Widyanto Putra, mengulas makna Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026. Ia menyampaikan bahwa Imlek bukan sekadar perayaan pergantian tahun, tetapi momentum memperbaiki diri, memperkuat kebajikan, serta menata langkah menghadapi tahun yang baru.
Menurut Widyanto, dalam sesajian sembahyang tradisi Tionghoa, buah nanas memiliki makna simbolis yang sangat kuat. Dalam dialek Hokkien, nanas disebut ong lai, yang terdengar seperti “keberuntungan datang”.
Tradisi yang berasal dari komunitas Tionghoa suku Hokkien ini memaknai peletakan nanas di altar sebagai doa agar rezeki terbuka, usaha berjalan lancar, dan hal-hal baik menghampiri sepanjang tahun. Selain itu, simbol burung Phoenix atau Fenghuang juga sarat makna dalam budaya Tionghoa.
Phoenix melambangkan kebajikan, keharmonisan, dan kebangkitan. Ia menggambarkan energi yin yang luhur—kelembutan, ketertiban, serta kebaikan—serta dimaknai sebagai kemampuan untuk bangkit dari masa sulit.
Dalam filosofi klasik, Phoenix kerap dipasangkan dengan naga; naga melambangkan laki-laki yang berkuasa, sedangkan Phoenix melambangkan perempuan yang bijaksana, mencerminkan keseimbangan dan harmoni. Imlek 2577 Kongzili tahun ini memasuki Tahun Kuda dengan unsur Api.
Widyanto menjelaskan, energi Kuda Api bersifat cepat, panas, dan penuh dorongan maju. Tahun ini dinilai cocok untuk memulai usaha, mengambil peluang, dan bergerak lebih berani. Namun ia mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, karena emosi mudah tersulut dan berpotensi menimbulkan kesalahan langkah.
Dari sisi feng shui, ia menyarankan agar masyarakat merapikan rumah, lebih sering membuka pintu dan jendela, serta membuang barang-barang yang menumpuk. Energi Kuda, katanya, tidak menyukai halangan atau hambatan.
Rumah yang rapi diyakini membantu kelancaran aliran energi dan rezeki. Secara ekonomi, Widyanto menilai sifat Kuda yang aktif dan dinamis dapat membawa kondisi yang fluktuatif.
Banyak peluang muncul dengan cepat, namun risiko juga datang dalam waktu singkat. Sektor perdagangan, jasa, pemasaran, dan transportasi dinilai memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.
“Strateginya adalah cepat membaca peluang, tetapi tetap ketat dalam mengelola keuangan,” ujarnya.
Ia pun berharap perayaan Imlek 2577 Kongzili menjadi momentum mempererat persaudaraan, menjaga keharmonisan, serta menumbuhkan semangat bangkit bersama dalam menghadapi tantangan di tahun yang baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....