Rayakan Imlek. Umat Khonghucu Gelar Sembahyang Tutup Tahun
- 17 Feb 2026 11:08 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Umat Khonghucu menjelang perayaan Imlek 2577 Khongzili tepatnya satu hari sebelum Hari Raya Imlek menggelar Sembahyang Akhir Tahun atau Sam Sip Pu. Persembahyangan Tutup Tahun ini bermakna sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan dan penghormatan kepada leluhur atas berkat sepanjang tahun.
Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Provinsi Bali Adinatha Lee dikonfirmasi RRI.CO.ID di Denpasar, Minggu 16 Februari 2026 mengatakan, ritual ini menandai penutupan tahun lama dan persiapan menyambut tahun baru dengan memohon perlindungan, kesehatan, serta kelancaran rezeki di tahun depan. Ia menjelaskan, umat Khonghucu biasanya melaksanakan sembahyang di kelenteng maupun di altar rumah masing-masing, sebagai wujud konsistensi menjaga nilai bakti dan budaya Tionghoa.
“Iya kami biasanya satu hari sebelum Hari Raya Imlek menggelar Sembahyang Tutup Tahun yang dimaknai sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada leluhur. Hal ini sekaligus menandai umat Khonghucu bersiap merayakan Imlek,” ujarnya.
Adinatha Lee mengatakan, dalam Sembahyang Tutup Tahun itu wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para dewa-dewi atas kelancaran, rezeki, dan perlindungan selama setahun terakhir. Selain itu, juga ada simbol bakti yakni penghormatan Leluhur yang merupakan momentum untuk mengenang, menghormati, dan merawat ingatan terhadap orang tua atau para leluhur
“Kami umat Khonghucu meyakini dengan Sembahyang Tutup Tahun menjelang Imlek ada pembersihan dan pembaharuan melepaskan hal-hal buruk dari tahun sebelumnya dan bersiap menyambut tahun baru dengan pengharapan yang baru.
Ritual Sembahyang Tutup Tahun menjelang hari Raya Imlek 2577 Khongzili diyakini umat Khonghucu sebagai wujud bakti dan syukur menyambut tahun baru Imlek. Ritual ini biasanya dilakukan pada malam pergantian tahun atau beberapa hari sebelum Imlek sebagai penutup rangkaian kegiatan setahun.
Sembahyang ini dilakukan di kelenteng maupun di altar rumah sebagai wujud konsistensi menjaga nilai bakti, tradisi dan budaya Tionghoa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....