BUPDA Intaran Perkuat Sistem Pemilahan Sampah

  • 14 Feb 2026 13:53 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Baga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA) Intaran terus memperkuat sistem pemilahan sampah di wilayah Desa Adat Intaran sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan daya tarik wisata dan fasilitas umum. Penyediaan tempat sampah terpilah serta pengolahan berbasis TPS 3R menjadi bagian dari langkah tersebut.

Staf Media BUPDA Desa Adat Intaran, I Wayan Agus Bhara Dhiva, kepada RRI.CO.ID menjelaskan tempat sampah berwarna merah, kuning, dan hijau saat ini masih berada di sekitar kawasan Daya Tarik Wisata (DTW). Penempatannya dilakukan di Pantai Segara sebanyak dua unit dan di Pantai Mertasari sebanyak empat unit.

“Nah, untuk yang warna merah, kuning, hijau itu masih sekarang berada di sekitaran DTW. Kami taruhnya baru di Pantai Segaro, itu ada dua unit tempat sampah. Kemudian yang di Pantai Mertesari, itu ada empat unit tempat sampah.”

Agus Bhara menambahkan, sampah yang terkumpul kemudian dipilah sesuai jenisnya sebelum diproses lebih lanjut. Sampah organik dicacah terlebih dahulu lalu dimasukkan ke teba modern, sedangkan sampah anorganik yang dapat didaur ulang disalurkan ke bank sampah di TPS 3R, dan residu dibuang ke TPS 3R.

“Untuk pemilahannya kita pilih, untuk organiknya kami cacah terlebih dahulu. Kemudian kami masukkan ke teba modern. Kemudian untuk anorganik yang bisa didaur ulang, seperti botol, seperti kaleng, itu kami masukkan ke bank sampah yang berada di TPS 3R. Kemudian untuk sampah residunya kami buang ke TPS 3R.”

Melalui sistem pemilahan tersebut, BUPDA Intaran berharap pengelolaan sampah di wilayah Desa Adat Intaran dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Upaya ini sekaligus mendukung kebersihan kawasan daya tarik wisata maupun fasilitas umum lainnya agar tetap nyaman bagi masyarakat dan wisatawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....