Terdampak Ancaman LSD, Harga Sapi di Tabanan Anjlok

  • 13 Feb 2026 12:01 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Tabanan - Kendati Kabupaten Tabanan masih zero kasus penyakit kulit berbenjol pada ternak sapi, namun harga sapi di wilayah tersebut terjun bebas. Harga sapi jantan yang sebelumnya dikisaran Rp 8,5 Juta Rupiah perekor, kini hanya terjual dikisaran Rp 5,5 Juta perekor. Hal itu dikeluhkan sejumlah peternak sapi di sentra peternakan Selemadeg Barat Tabanan.

Salah seorang Peternak Sapi di desa Semaja Bengkel Sari Selemadeg Barat, I Wayan Antara dikonfirmasi RRI.CO.ID, Jumat 13 Februari 2026 mengatakan, penyakit kulit berbenjol berdampak signifikan terhadap harga jual sapi di Tabanan. Menurutnya, walaupun di Tabanan tidak ada sapi yang terjangkit LSD, namun harga jualnya turun drastis. Wayan Antara mengatakan, para peternak cenderung menjual sapinya dibawah harga standar akibat kekhawatiran akan penularan dan penurunan kualitas ternak.

“Iya harga sapi anjlok hampir 30 persen. Kendati Tabanan belum ada kasus LSD, harga sapi tetap jatuh karena peternak khawatir penurunan kualitas ternak jadi buru – buru jual ternak sapinya,” ujar Wayan Antara.

Wayan Antara mengungkapkan, untuk mencegah penularan LSD, peternak di Tabanan telah menerapkan biosecurity, tidak mendatangkan sapi dari zona merah hingga pemberian vitamin untuk ternak sapi. Namun untuk vaksinasi LSD, Wayan Antara menyebut hingga kini di Tabanan belum ada penyuntikan vaksin penyakit kulit berbenjol. Ia berharap, vaksinasi massal LSD diberlakukan kendati daerah tersebut tidak masuk zona merah penyakit kulit berbenjol.

“Kami sudah menerapkan kebersihan kandang ada atau tidak ada penyakit, kebersihan kandang tetap yang utama. Kami harapkan vaksinasi untuk ternak sapi mencegah LSD,” tuturnya.

Wabah penyakit kulit berbenjol terhadap ternak sapi yang terkonfirmasi di Jembrana dan Buleleng berdampak signifikan terhadap harga jual sapi. Sejumlah Peternak sapi mengeluhkan anjloknya harga sapi akibat penyakit kulit berbenjol (LSD). Salah satunya peternak sapi di Kabupaten Tabanan yang merugi dengan penurunan harga sapi hingga 30 persen. Harga jual sapi jantan yang sebelumnya dikisaran Rp 8,5 Juta Rupiah perekor, kini hanya terjual dikisaran Rp 5,5 Juta perekor. Padahal Tabanan hingga kini masih zero kasus penyakit kulit berbenjol pada ternak sapi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....