UHN Sugriwa Pamerkan Bahan Usadha dan Tenung Kuno
- 10 Feb 2026 05:13 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar- Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar ,memamerkan puluhan jenis simplisia, atau bahan obat tradisional alami dalam ajang pameran Bulan Bahasa Bali, untuk mengedukasi generasi muda mengenai kekayaan pengobatan leluhur Bali. Kepala Laboratorium sekaligus Dosen Usadha UHN Sugriwa, Ni Made Sinarsari,S.Tr.Keb., S.Kes.H.,M.Si., menjelaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk menerjemahkan manuskrip lontar usadha, ke dalam aplikasi kehidupan nyata agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat modern.
Menurut Sinarsari pihak kampus secara konsisten membawa misi pelestarian agama dan budaya, dengan menampilkan sekitar 50 jenis item bahan alam yang terdiri dari akar, biji, hingga bunga berkhasiat. Koleksi yang dipamerkan meliputi akar wangi sebagai aromaterapi alami,serta kelopak bunga kelapa yang secara tradisional dipercaya mampu menghilangkan rasa pegal pada tubuh manusia.
Sinarsari menambahkan bahwa pengenalan bahan-bahan ini sangat krusial, agar masyarakat tidak hanya bergantung pada bahan kimia sintetik yang beredar luas di pasaran. "Hari ini dalam pameran ini kami khusus membawa dedaunan atau istilahnya simplicia, yang sumbernya sangat dekat dengan kita, namun mulai tidak diketahui oleh generasi sekarang," ujar Sinarsari di sela pameran.
Inovasi yang ditonjolkan dalam pameran ini adalah transformasi bahan tradisional, menjadi produk kekinian seperti permen dari daun pucuk rejuna yang kaya akan kandungan vitamin C. Produk tersebut merupakan hasil riset yang diadaptasi dari naskah kuno Taru Pramana, sehingga anak-anak usia sekolah dasar, tertarik untuk mengonsumsi dan mempelajari manfaat tanaman upakara.
Sinarsari menjelaskan selain memamerkan bahan mentah, stan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa dan dosen, untuk mempraktikkan langsung cara pengolahan jamu atau loloh di hadapan para pengunjung. Proses edukasi dimulai dari tahap pengupasan bahan, pengolahan yang higienis, hingga teknik pengemasan modern, agar produk tradisional memiliki daya saing yang tinggi di mata publik.
Dikatakan langkah ini diambil karena UHN Sugriwa merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia, yang memiliki komitmen kuat dan konsisten dalam mengembangkan jurusan kesehatan tradisional. Kerja sama erat dengan Pemerintah Daerah Provinsi Bali, juga terus dijalin guna memastikan ketersediaan lahan penanaman bibit tanaman obat, sebagai bahan baku utama dalam proses riset berkelanjutan.
Pihak universitas berencana mengembangkan aplikasi digital untuk memperluas jangkauan edukasi usadha, agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat melalui gawai mereka masing-masing. "Harapan ke depan yang pertama adalah kegiatan bagus ini tetap dilakukan dan gaungnya ke masyarakat lebih dimasifkan lagi, agar generasi muda kembali ke apa yang kita punya," tutup Sinarsari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....