Wimbakara Gending Rare Meriahkan Bulan Bahasa Bali VIII
- 07 Feb 2026 13:03 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar : Berbagai kegiatan dalam upaya pelestarian bahasa dan aksara Bali memeriahkan Bulan Bahasa Bali ke VII tahun 2026 salah satunya wimbakara gending rare. Jika dulu, gending rare menjadi peneman waktu bermain anak-anak Bali, kini gending rare diapresiasi melalui kontes menyanyi yang menjadi ruang anak – anak mempelajari budaya Bali.
Juri Wimbakara Gending Rare Bulan Bahasa Balu ke VIII tahun 2026 Dr. Ketut Sumerjana dikonfirmasi RRI.CO.ID di Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu 7 Februari 2026 mengatakan, gending rare banyak mengandung petuah dan piteket yang akan membentuk karakter anak mencintai dan mau melestarikan warisan leluhur berupa tembang atau lagu. Ia mengakui, tembang yang dinyanyikan dalam wimbakara memang bukan lagi tembang yang sederhana, namun dengan musikalitas yang menanamkan cinta bahasa, sastra, dan aksara Bali.
“Wimbaka gending rare menjadi ajang membentuk karakter generasi muda mencintai dan mau mempelajari budaya Bali melalui gending rare. Kualitas peserta Wimbakara Gending Rare yang berusia 12 tahun ke bawah ini tidak bisa dipandang sebelah mata, karena tidak hanya sekadar bernyanyi tetapi sudah mampu mengolah vokal dengan atraktif,” ujarnya.
Salah seorang peserta lomba gending rare Putu Vania Paramitha Dewi mengaku sangat antusias mengikuti wimbakara gending rare. Karena bisa menyalurkan hobi menyanyi sekaligus turut melestarikan budaya Bali dengan mempelajari tembang atau gending rare.
“Seneng aja ikut lomba gending rare sekaligus bisa ikut melestarikan seni budaya Bali. Wimbakara gending rare selalu ada dalam perhelatan Bulan Bahasa Bali,” katanya.
Hal senada diungkapkan Ni Putu Lindi Ariana yang mengapresiasi langkah Pemerintah memberikan ruang dalam pelestarian budaya melalui wimbakara gending rare. Menurutnya, hal ini akan melestarikan seni dan budaya Bali sekaligus genarasi muda semakin mencintai tembang Bali yang mengandung banyak nasehat untuk pembentukan karakter generasi muda Bali.
“Iya seneng banget bisa ikut lomba gending rare. Memang hobi nyanyi jadi hobinya tersalurkan bisa juga mempelajari seni budaya Bali. Ssemoga wimbakara gending rare selalu ada dalam Bulan Bahasa Bali,” ujarnya.
Bulan Bahasa Bali menjadi ruang memuliakan sastra, bahasa dan aksara Bali yang dihelat dengan berbagai kegiatan. Salah satunya wimbakara gending rare tingkat SD yang identik menggunakan bahasa Bali sederhana, dinamis, riang gembira, dan sering dikaitkan dengan permainan. Wimbakara yang diikuti peserta usia dibawah 12 tahun itu menjadi ajang membentuk karakter generasi muda mencintai dan mau mempelajari budaya Bali melalui gending rare. Gending Rare berperan penting dalam membentuk karakter dan mental anak, karena itu lomba Gending Rare menjadi bagian integral dari perayaan tahunan Bulan Bahasa Bali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....