Satgas Pangan Sidak Harga Bapoting Denpasar

  • 06 Feb 2026 14:06 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Satgas Pangan Polda Bali kembali melakukan inspeksi mendadak untuk mengawasi harga 14 Bahan Pokok Penting (Bapoting) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. Langkah ini dilakukan guna memastikan kestabilan harga dan ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

Sidak dilaksanakan pada 6 februari 2026 dengan menyasar Pasar Kreneng serta sejumlah ritel modern di wilayah Denpasar. Tim gabungan turun langsung memantau kondisi harga di lapangan sekaligus berdialog dengan para pedagang.

Kegiatan diawali di Toko Sinar, pedagang daging, serta toko-toko kecil yang menjual 14 bapoting di Pasar Kreneng. Sidak kemudian dilanjutkan ke Supermarket Bintang dan diakhiri dengan pengecekan harga di Toko Distributor Sari Limo.

Dalam pemantauan tersebut, tim memeriksa komoditas utama seperti beras, telur, cabai, bawang, dan daging. Petugas juga menelusuri jalur distribusi guna memastikan tidak terjadi hambatan pasokan yang memicu kenaikan harga.

“Kami ingin memastikan harga tetap sesuai ketentuan dan distribusi berjalan lancar menjelang Idul Fitri. Kehadiran Satgas Pangan adalah bentuk perlindungan negara terhadap masyarakat,” ujar salah satu perwakilan tim di sela kegiatan.

Sidak ini turut dihadiri Kepala Bulog Wilayah Provinsi Bali M. Anwar, perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta sejumlah perwakilan perangkat daerah terkait. Sinergi lintas instansi dilakukan untuk memperkuat pengawasan harga dan pasokan di pasar tradisional maupun ritel modern.

Dari hasil pengawasan, tim menemukan harga gula pasir dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Terhadap pelaku usaha tersebut diberikan surat teguran sebagai langkah pembinaan agar mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala hingga Idul Fitri untuk menjaga keseimbangan harga dan pasokan. Harapannya, masyarakat dapat berbelanja dengan tenang tanpa khawatir lonjakan harga,” tegasnya.

Satgas Pangan Polda Bali menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasar menjelang hari besar keagamaan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan situasi pasar yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....