Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026
- 05 Feb 2026 15:10 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Bulan Bahasa Bali merupakan wujud implementasi Perda Provinsi Bali No. 1 Tahun 2018 tentang Bahasa, Aksara dan Sastra Bali dan Pergub Bali No. 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali. Acara akan dilangsung selama sebulan penuh, mulai dari tanggal 1 Februari 2026 hingga 28 Februari 2026.
Berdasarkan hasil rapat persiapan Bulan Bahasa Bali ke VIII Tahun 2026 pada 7 Januari 2026 oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, tema yang diangkat dalam Bulan Bahasa Bali kali ini adalah “Atma Kerthi” Udiana Purnaning Jiwa. Tema tersebut bermakna Bulan Bahasa Bali merupakan altar pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali sebagai taman membangun jiwa yang mahasempurna.
Ikon maskot yang diambil adalah lakon Kupu-kupu. Kupu-kupu ini dijadikan sebagai maskot karena memiliki makna transformasi siklus kehidupan. Selain pameran (Reka Aksara), materi acara Bulan Bahasa Bali ke-VIII ini juga menyediakan ruang belajar ramah anak. Acara ramah anak dilaksanakan setiap hari dari pukul 10.00 – 11.30 Wita dan pameran dibuka mulai pukul 09.30 – 17.00 Wita.
Terdapat 12 Tenant pameran yang terpasang di dalam Gedung Kriya, Taman Budaya Denpasar. Beberapa instansi, lembaga dan Industri kreatif lain meliputi : UHN I Gusti Bagus Sugriwa, Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan, INSTIKI, BASAbali Wiki, Percetakan Bali, Pertenunan Putri Ayu, Minyak JDR, Gotra Pangusada Bali dan Widya Aksara turut terlibat dalam pameran Bahasa Bali ke-VIII ini. Tidak hanya pameran, di luar gedung Kriya juga tersedia stand kuliner, UMKM dan Area Ramah Anak.
Diharapkan pameran Bulan Bahasa Bali menjadi gerakan budaya yang memperkuat jati diri, memuliakan bahasa, aksara, dan sastra Bali secara berkelanjutan. Pameran ini diharapkan menarik generasi muda melalui pendekatan kreatif-digital dan memperluas penggunaan aksara Bali di ruang publik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....