Karendalops Tegaskan ETLE Jadi Fokus Penindakan
- 02 Feb 2026 22:35 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Penegakan hukum berbasis elektronik menjadi penekanan utama dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung-2026 di wilayah Bali. Hal tersebut ditegaskan Karoops Polda Bali Kombes Pol Soelistijono, S.I.K., M.H., selaku Karendalops, di Mapolda Bali, Senin 2 Januari 2026.
Didampingi Dirlantas dan Kabid Humas Polda Bali, serta dihadiri Danpomdam IX/Udayana, Kadishub Provinsi Bali, Kepala Cabang Jasa Raharja, dan perwakilan Jasa Marga Tol Bali Mandara, Kombes Pol Soelistijono menekankan bahwa pola penindakan dalam operasi kali ini mengutamakan sistem ETLE dan blangko teguran. “Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung-2026, penegakan hukum kami laksanakan secara profesional melalui ETLE statis maupun mobile, serta blangko teguran. Ini untuk memastikan penindakan berjalan transparan, akuntabel, dan tetap humanis,” ujar Kombes Pol Soelistijono.
Ia menjelaskan, berdasarkan data periode 2024–2025, angka pelanggaran lalu lintas di Bali meningkat sebesar 54 persen, yang turut diikuti kenaikan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 2 persen. Meski terjadi peningkatan, pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata represif, melainkan tetap mengedepankan edukasi kepada masyarakat.
Adapun sasaran operasi difokuskan pada pelanggaran yang berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan, seperti tidak menggunakan helm dan sabuk keselamatan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, menggunakan ponsel saat berkendara, serta perilaku lain yang membahayakan pengguna jalan. “Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif dalam rangka Harkamtibmas, namun tetap konsisten melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegasnya.
Operasi Keselamatan Agung-2026 dilaksanakan sebagai langkah cipta kondisi menjelang pengamanan arus mudik dan Hari Raya Idul Fitri Maret 2026. Polda Bali berharap melalui operasi ini tercipta situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Karendalops juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama, demi menjaga Bali tetap aman, nyaman, dan tertib.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....