Identitas Buram, Polres Jembrana Tunggu Tim-DVI Jawa Timur
- 02 Feb 2026 18:29 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Misteri penemuan jenazah tidak utuh di perairan Gilimanuk pada Minggu 1 Februari 2026 kini memasuki babak krusial. Polres Jembrana memastikan saat ini tengah membangun koordinasi intensif dengan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur untuk mengungkap identitas korban yang diduga kuat merupakan kru atau penumpang KMP Tunu Pratama Jaya.
Hingga saat ini, jenazah yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, hanya menyisakan bagian perut hingga lutut, masih dititipkan di Kamar Jenazah RSU Negara. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana, menegaskan bahwa pelibatan DVI Polda Jatim menjadi kunci utama mengingat basis data korban tragedi Juli 2025 tersebut berada di bawah kendali otoritas Jawa Timur.
"Langkah utama kami adalah berkoordinasi dengan DVI Jawa Timur untuk mencocokkan data dengan daftar penumpang KMP Tunu yang hingga kini belum ditemukan," ujar AKP Alit, Senin 2 Februari 2026.
Polisi mengakui kendala utama dalam identifikasi ini adalah nihilnya dokumen identitas pada tubuh korban serta kondisi fisik yang sudah hancur. Tim identifikasi Polres Jembrana kini fokus mengumpulkan data sekunder untuk disinkronkan dengan data manifes kapal yang hilang tahun lalu.
Berbeda dengan jenazah yang ditemukan pertama di lokasi pengangkatan truk (scraping) yang disinyalir teridentifikasi sebagai I Wayan Teja Setiawan (33), warga Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, yang merupakan seorang ABK KMP Tunu Pratama. Hal itu diperkirakan dari KTP yang ditemukan berada dalam kantong celana yang masih melekat pada jenazah itu. Sedangkan jenazah di RSU Negara ini masih berstatus anonim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....