Mendoyo Dangin Tukad Sulap Sampah Jadi Kompos Bernilai
- 01 Feb 2026 20:39 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Desa Mendoyo Dangin Tukad menunjukkan langkah nyata dalam mengatasi krisis sampah di Jembrana. Melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) Bhuwana Resik, desa ini sukses mengelola hingga 1,5 ton sampah per hari secara mandiri sejak beroperasi Desember 2023 lalu.
Pengelola TPS 3R, I Made Ginada, mengungkapkan bahwa fasilitas ini tidak sekadar menimbun limbah, melainkan mengubahnya menjadi produk produktif. Proses pengolahan di fasilitas ini terbagi menjadi dua jalur utama untuk memastikan efisiensi maksimal.
Untuk jalur organik, sekitar 1,5 ton sampah organik diolah setiap harinya menggunakan mesin pencacah dan pengayak menjadi 500 kilogram pupuk kompos. Produk ini kemudian dikemas dalam ukuran 30 kg untuk dipasarkan kembali ke masyarakat.
Sementara untuk jalur anorganik, sampah plastik dan material non-organik lainnya dipilah secara ketat untuk dijual kepada pengepul guna proses daur ulang lebih lanjut. Keberlanjutan fasilitas ini ditopang oleh kesadaran warga yang membayar retribusi sebesar Rp15.000 per kepala keluarga (KK).
Pendapatan tersebut, ditambah dengan hasil penjualan kompos dan sampah anorganik, memungkinkan TPS 3R Bhuwana Resik beroperasi secara mandiri tanpa terus-menerus bergantung pada bantuan eksternal. "Dengan adanya pengolahan di TPS 3R ini, setidaknya desa kami bisa ikut membantu mengurangi persoalan sampah yang memang menjadi tantangan besar di Bali," ujar I Made Ginada, Minggu (1/2/2026).
Langkah inovatif Desa Mendoyo Dangin Tukad ini diharapkan menjadi pilot project bagi desa-desa lain di Jembrana dalam memperkuat tata kelola sampah berbasis masyarakat demi kelestarian lingkungan Bali, khususnya Jembrana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....