Bulan Bahasa Bali VIII 2026 Siap Digelar
- 31 Jan 2026 14:29 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali kembali menggelar Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 selama sebulan penuh, 1–28 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan melindungi dan memuliakan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali, dengan tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa”, yang dimaknai sebagai taman spiritual untuk membangun jiwa yang mahasempurna melalui pelestarian bahasa dan sastra lokal.
Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, I Wayan Mardika Bhuwana, S.Sn., memastikan Taman Budaya Bali siap menjadi pusat kegiatan. “Sarana dan prasarana sudah kami optimalkan, mulai dari Gedung Ksirarnawa hingga Kalangan Angsoka dan Kalangan Ayodya, untuk mendukung seluruh lomba dan pertunjukan,” ujarnya, Jumat 30 Januari 2026.
Kebersihan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan, termasuk stage, area Taman Budaya, dan fasilitas umum. Peserta lomba dari kabupaten/kota diimbau membawa tumbler sendiri dan meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai.
Bulan Bahasa Bali merupakan implementasi Perda Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2018 dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018, yang menegaskan pelindungan dan penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi juga sebagai ruang strategis memperkuat jati diri budaya Bali di tengah arus globalisasi.
Rangkaian kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat desa, kelurahan, desa adat, kabupaten/kota, lembaga pendidikan PAUD hingga perguruan tinggi, hingga tingkat provinsi. Pembukaan tingkat provinsi akan digelar di Gedung Ksirarnawa pada Minggu, 1 Februari 2026, dengan berbagai lomba, pertunjukan seni (sesolahan), seminar (widyatula), workshop (kriyaloka), pameran Reka Aksara bertema “Transformasi Bahasa, Aksara dan Sastra Bali dalam Teknologi”, hingga program konservasi lontar (Raksa Pustaka) dan penganugerahan Bali Kerthi Nugraha Mahottama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....