PLN Edukasi Bahaya Listrik Sejak Usia Dini
- 31 Jan 2026 06:11 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali terus mendorong budaya keselamatan penggunaan listrik di masyarakat dengan menyasar edukasi sejak usia dini. Melalui program Peduli Bahaya Listrik Sejak Dini, PLN UP2D Bali memberikan pemahaman keselamatan listrik kepada 86 siswa SD Negeri 14 Dauh Puri, Denpasar, Kamis 29 Januari 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, sekaligus merespons meningkatnya aktivitas masyarakat dan penggunaan listrik, terutama di musim hujan yang rawan risiko kelistrikan. Dalam edukasi tersebut, siswa dikenalkan berbagai potensi bahaya listrik yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman ini diharapkan dapat membekali anak-anak untuk menjaga keselamatan diri sekaligus mengingatkan keluarga di rumah. Edukasi disampaikan secara interaktif oleh tim PLN UP2D Bali dengan menggunakan alat peraga dan contoh-contoh sederhana yang dekat dengan keseharian siswa.
Metode ini membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan mendorong siswa aktif bertanya. Manajer PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, mengatakan bahwa edukasi keselamatan listrik merupakan bagian dari tanggung jawab sosial PLN kepada masyarakat.
“Di Bali, listrik digunakan hampir di setiap aktivitas, baik di rumah, sekolah, maupun tempat usaha. Karena itu, penting bagi anak-anak untuk memahami sejak dini bagaimana menggunakan listrik dengan aman,” ujarnya.
Melalui edukasi ini, PLN ingin melindungi generasi muda sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman. Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional yang menekankan keselamatan sebagai budaya bersama, bukan sekadar aturan.
| Baca juga: PLN Jaga Keandalan Listrik PKB XLVIII 2026 |
Kepala SD Negeri 14 Dauh Puri, I Wayan Suartawan, mengapresiasi kegiatan edukasi yang diberikan PLN UP2D Bali. Menurutnya, penyampaian materi dengan alat peraga sangat membantu siswa memahami bahaya listrik.
“Anak-anak mendapatkan pengetahuan penting tentang keselamatan listrik dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami,” katanya.
Apresiasi serupa disampaikan guru Ni Made Sintawati. Ia menilai edukasi tersebut sangat bermanfaat sebagai bekal keselamatan siswa di rumah maupun lingkungan sekitar.
Salah satu siswa, Ayu Sazkia, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Saya jadi tahu cara memakai listrik yang aman di rumah. Belajarnya seru dan tidak membosankan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PLN UP2D Bali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra edukasi yang peduli terhadap keselamatan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat Bali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....