Kesbangpol Bali Tegaskan Pentingnya Toleransi Antarumat Beragama

  • 27 Jan 2026 14:53 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali menilai kondisi toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Pulau Dewata hingga saat ini masih berada dalam kondisi yang baik. Hal tersebut tercermin dari capaian sejumlah indikator nasional yang menempatkan Bali di atas rata-rata nasional.

Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Ormas Kesbangpol Provinsi Bali, I Gede Adhi Tiana., ST.M.AP, mengatakan berdasarkan data Indeks Kerukunan Umat Beragama maupun Indeks Harmoni Indonesia yang disusun oleh Kementerian Dalam Negeri, Bali menunjukkan hasil yang cukup positif sebagai daerah dengan tingkat toleransi yang terjaga. “Secara data, kondisi kerukunan umat beragama di Bali cukup baik dan berada di atas rata-rata nasional. Ini menjadi cerminan awal bahwa kerukunan itu sudah terbentuk,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tantangan ke depan adalah menjaga dan meningkatkan kerukunan tersebut agar tetap berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, menurutnya, menjadi kunci utama karena seluruh daerah di Bali memiliki visi dan misi yang sejalan dalam menjaga toleransi dan keharmonisan sosial.

Kerukunan juga dinilai memiliki dampak langsung terhadap stabilitas keamanan dan keberlangsungan ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata. Dengan kondisi yang aman dan nyaman, aktivitas masyarakat serta kepercayaan wisatawan diharapkan tetap terjaga. 


Di tengah dinamika sosial dan pesatnya perkembangan media sosial, penguatan sumber daya manusia menjadi perhatian penting. Pemerintah Provinsi Bali bersama instansi terkait terus mendorong literasi digital, pendampingan, serta penguatan lembaga adat agar nilai-nilai toleransi tetap tertanam, terutama di kalangan generasi muda.

“Kerukunan tidak bisa dibangun oleh satu lembaga saja, tetapi harus melalui kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, lembaga adat, organisasi kemasyarakatan, maupun tokoh agama,” kata Adhi Tiana.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga toleransi dan keharmonisan yang telah terbangun, berlandaskan nilai Tri Hita Karana dan semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, demi Bali yang ajeg, damai, dan lestari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....